Kapten PSS Sleman Bagus Nirwanto, salah satu pemain lokal yang sudah diikat kontrak oleh klub untuk menghadapi kompetisi Liga 1. Musim lalu, Bagus merupakan kapten tim menggantikan Achmad Hisyam Tole. (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – PSS Sleman sudah mengamankan pemain lokal, terutama mereka yang turut mengantarkan tim menjadi juara Liga 2 sekaligus promosi ke Liga 1. Di tahap awal, ada 17 pemain yang diikat kontrak dengan durasi satu tahun.

Mereka yang sudah dipatenkan PSS, di antaranya duo kiper Ega Rizky dan Tri Hamdany Goentara. Selain itu ada kapten Bagus Nirwanto, bek Asyraq Gufron, dan Ikhwan Ciptadi serta Zamzani.

Gelandang Rangga Muslim dan Dave Mustaine pun kembali berkostum hijau-hijau.  Begitu pula Zahrul Milla, Ilham Irhaz, dan Wahyu Sukarta. Mereka akan mengarungi kompetisi di kasta tertinggi musim 2019.

“Bila sesuai negosiasi, ada 17 pemain yang diikat kontrak. Mereka mendapat kontrak selama satu musim,” ujar Yohannes Sugianto, Humas PT Putra Sleman Sembada, selaku pengelola PSS.

Selain pemain lama, ada muka anyar yang bakal memperkuat PSS. Ada tio PS Mojokerto Putra, Derry Rachman, Haris Tuharea, dan Ricky Kambuaya yang turut bergabung. Mantan pemain Barito Putera Jajang Sukmara, eks gelandang PSIS Semarang Nerius Alom dan mantan striker Kalteng Putra Kushedya Hari Yudo juga akan menghuni skuat Elang Jawa.

Bila pemain lokal sudah diikat kontrak, sebaliknya PSS masih belum mendapatkan pemain asing. Belum ada satu pun pemain asing yang bakal mendarat di Maguwoharjo.

Tawaran dari agen pemain asing memang sudah tak terhitung. Banyak di antara mereka yang belum pernah bermain di Indonesia seperti Julian Guevara, gelandang bertahan asal Kolombia dan gelandang Brasil Joao Paulo de Assis Penha. Pemain berusia 25 ini terakhir kali bermain di klub divisi dua Brasil, Sampaio Correa.

Pelatih Seto Nurdiantara sendiri berharap mendapatkan pemain asing yang belum pernah atau setidaknya minimal satu atau dua tahun bermain di Indonesia.

“Pemain yang baru bermain satu atau dua tahun di Indonesia masih memiliki motivasi tinggi. Begitu pula mereka yang belum pernah menjajal kompetisi di Indonesia. Namun, kami juga tidak menutup pintu untuk pemain yang sudah lama bermain di sini,” ujar Seto.