Sekjen Persis Solo Dedi M. Lawe menyampaikan tim akan menggunakan Stadion Maguwoharjo, Sleman, saat menghadapi kompetisi Liga 2 2019. Persis ber-home base di Maguwoharjo karena Stadion Manahan masih direnovasi, (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Ke mana Persis Solo ber-home base musim depan? Saat Stadion Manahan, Solo mulai direnovasi pada 2018, Persis terpaksa tidak bisa menggelar pertandingan kandang di kompetisi Liga 2 2019.

Sebelumnya, Persis dikabarkan hendak bermarkas di Bekasi. Soal suporter diyakini tak masalah karena tak sedikit Pasoepati, pendukung Persis, yang menetap di Jakarta. Selain Bekasi, manajemen klub juga membidik kota-kota di sekitar Solo seperti Sleman, Klaten, Sragen, Madiun dan bahkan Magelang.

Pilihan Persis akhirnya jatuh di Kota Sleman. Mereka pun ber-home base di Stadion Maguwoharjo saat mengarungi kompetisi kasta kedua musim ini. Maguwoharjo menjadi pilihan karena kapasitasnya yang cukup besar, 25 ribu tempat duduk. Ini tentu bisa menampung suporter Persis yang termasuk besar.

“Kami sudah mencari beberapa tempat untuk dijadikan sebagai home base Persis. Pasalnya Stadion Manahan belum bisa dipergunakan saat kami berkompetisi di musim 2019. Dari berbagai pilihan, kami menetapkan ber-home base di Sleman. Kami akan memakai Stadion Maguwoharjo di pertandingan kandang,” kata Dedi M. Lawe, Sekretaris Jenderal Persis.

Kapasitas Stadion Moch. Soebroto di Kota Magelang memang tidak kalah besar dengan Maguwoharjo. Hanya Maguwoharjo yang lebih dekat ketimbang Magelang bila dari Solo sehingga ini menjadi pertimbangan manajemen.

“Sleman lebih dekat dibandigkan Magelang. Jadi suporter hanya menggunakan satu jalur untuk menuju Maguwoharjo. Akses menuju stadion juga banyak pilihan sehingga tak menyulikan mereka yang membawa kendaraan,” ujarnya.

Dipertimbangkan Matang

Menurut Dedi, kepindahan home base ke Sleman sudah dipertimbangkan secara matang. Pasalnya ini juga menyangkut hubungan suporter Persis dengan pendukung PSS Sleman yang bermarkas di Maguwoharjo.

Mengikuti perkembangan hubungan kedua suporter yang terjadi, Dedi optimistis Persis bisa diterima dengan baik di Sleman. Apalagi hubungan mereka yang pernah merenggang sudah mulai pulih.

“Hubungan suporter sudah terjalin baik. Saat digelarnya celebration match di Maguwoharjo, suporter Persis juga disambut dengan baik. Sayangnya ada insiden di jalan yang mengakibatkan suporter meninggal. Ini tidak boleh terjadi lagi di masa mendatang,” kata Dedi lagi.

Persis akan menyelesaikan administrasi dan menemui elemen sepak bola Sleman terkait dengan pemakaian Stadion Maguwoharjo. Mereka juga bersilaturahmi dengan Kapolda DI Yogyakarta karena ini juga menyangkut perizinan pertandingan.

Artikulli paraprakKejuaraan Nasional Renang, Satu Siswa Bawa Sekolah Jadi Terbaik
Artikulli tjetërSingkirkan Home United, Persija Tantang Newcastle Jets