Juara bertahan putri Jakarta Pertamina Energi langsung tancap gas di laga pertama final four kompetisi bola voli Proliga 2019 di GOR Joyoboyo, Kediri, Jumat (8/2/2019). Mereka akan menghadapi Jakarta BNI 46. (foto: istimewa)

OLENAS.ID – Persaingan tim putri di final four putaran pertama kompetisi bola voli Proliga 2019 bakal ketat. Tim-tim yang lolos, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Jakarta BNI 46, Bandung Bank bjb Pakuan dan Jakarta Pertamina Energi yang berstatus juara bertahan memiliki kekuatan merata.

Mereka akan bertarung di dua final four di Kediri dan Malang untuk menentukan dua terbaik. Dan, dua tim tersebut yang akan berlaga di grand final Proliga yang digelar di Yogyakarta.

Final four pertama digelar di GOR Joyoboyo, Kediri, Jumat (8/2/2019). Tensi tinggi sudah langsung tersaji di laga perdana saat Pertamina Energi berhadapan dengan BNI 46.

Pelatih Pertamina Energi M. Anshori mengakui persaingan di empat besar memang sangat ketat. Namun dirinya tak ingin kecolongan. Menurutnya laga pertama justru menjadi kunci.

“Tim-tim yang tampil di final four memiliki kekuatan merata. Semua berpeluang untuk menjadi yang terbaik. Ini yang membuat kami tak meremehkan tim mana pun,” kata Anshori.

Dilanjutkannya, “Laga pertama melawan BNI 45 jelas tak mudah. Meski demikian, kami harus bisa mengalahkannya karena laga pertama justru menjadi kunci. Saya juga tak ingin pemain terbebani dengan status juara bertahan.”

Laga pertama final four kompetisi bola voli Proliga 2019 menjadi tantangan menarik bagi Jakarta BNI 46. Mereka akan meladeni juara bertahan Jakarta Pertamina Energi. (foto: istimewa)

Manajer tim BNI 46, Iman Agus Faisal mengungkapkan laga pertama ini akan menjadi tantangan yang menarik. Ini akan menjadi pertarungan terbuka karena kedua tim sudah saling mengetahui kekuatan masing-masing lawan.

“Laga ini menjadi tantangan menarik. Kami sudah pernah bertemu di babak penyisihan. Jadi kami saling tahu kekuatan masing-masing. Faktor fisik dan mental yang akan menentukan siapa pemenangnya,” kata Imam.

Di pertandingan lain, PGN Popsivo Polwan akan menghadapi Bank bjb Pakuan yang menduduki peringkat empat di babak reguler. Asisten manajer Popsivo, Kompol Ernita Pongky tegaskan tim sudah belajar dari kekalahan terakhir saat melawan Pertamina Energi. Saat itu di pertandingan pamungkas di putaran kedua, PGN Popsivo Polwan dipaksa menyerah 0-3.

“Kekalahan dari Pertamina menjadi pelajaran berharga bagi kami. Sejujurnya, kekalahan itu karena pemain merasa jenuh dengan prestasi yang belum terkalahkan,” kata Ernita.

Di bagian putra, empat tim yang berlaga di final four, Pertamina Energi, BNI 46, Surabaya Bhayangkara Samator, dan Palembang Bank SumselBabel. Juara bertahan Bhayangkara Samator akan ditantang BNI 46.

Jadwal final four Proliga di Kediri

Jumat, 8 Februari 2019

09:00 (putri) BNI 46 Jakarta vs Pertamina Energi Jakarta

16:00 (putri) PGN Popsivo Polwan Jakarta vs Bank BJB Pakuan Bandung

18:00 (putra) BNI 46 Jakarta vs Bhayangkara Samator Surabaya

20:00 (putra) Pertamina Energi Jakarta vs Bank SumselBabel Palembang

Sabtu, 9 Februari 2019

14:00 (putri) BNI 46 Jakarta vs Bank BJB Pakuan Bandung

16:00 (putra) Bhayangkara Samator Surabaya vs Bank SumselBabel Palembang

18:00 (putri) PGN Popsivo Polwan Jakarta vs Pertamina Energi Jakarta

20:00 (putra) Pertamina Energi Jakarta vs BNI 46 Jakarta

Minggu, 10 Februari 2019

14:00 (putri) Pertamina Energi Jakarta vs Bank BJB Pakuan Bandung

16:00 (putri) PGN Popsivo Jakarta vs BNI 46 Jakarta

18:00 (putra) Pertamina Energi Jakarta vs Bhayangkara Samator Surabaya

20:00 (putra) BNI 46 Jakarta vs Bank SumselBabel Palembang