Tim putra Palembang Bank SumselBabel sukses menaklukkan Jakarta Pertamina Energi pada laga pertama di final four Proliga 2019 di GOR Joyoboyo, Kediri, Jumat (8/2/2019). (foto: istimewa)

OLENAS.ID – Gara-gara kalah servis Jakarta Pertamina Energi gagal di laga pertama final four. Saat melawan Palembang Bank SumselBabel di GOR Joyoboyo, Kediri, Jumat (8/2/2019), Pertamina Energi berharap bisa menuai hasil positif.

Sayangnya hasil negatif yang dituai Pertamina Energi. Bahkan Bank SumselBabel menang mudah 3-0 (25-21, 25-14, 26-24). Pertamina Energi hanya memberi perlawanan di set ketiga yang tetap saja gagal dimenangkan.

Pelatih Pertamina Energi Putut Marhaento mengakui lawan bermain lebih bagus. Terutama pada servis yang dilakukannya. Dan, bola pertama ini benar-benar menjadi kunci. Pasalnya receive atau penerimaan bola pemain Pertamina Energi sangat buruk.

“Hancur malah sehingga harus ada yang diganti,” kata Putut. “Lawan sangat bagus di servis. Ini yang menjadikan mereka mampu mengontrol permainan dari awal sampai akhir. Ini harus diperbaiki di laga berikutnya,” ucapnya.

Senada yang disampaikan pemain Pertamina Energi, Zulfi Nanda. Menurutnya tim kalah telak karena kesulitan meladeni servis lawan.

“Kami kalah di servis. Kami diserang di servis dan itu menjadikan kami kalah telak,” ujar Zulfi.

Pelatih Bank SumselBabel Pascal Wilmar mengungkapkan kemenangan atas Pertamina Energi menjadi modal berharga timnya menghadapi juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator. Menurutnya tim diuntungkan karena Bhayangkara Samator terbebani setelah mengalami kekalahan di pertandingan pertama.

“Kami optimistis di laga melawan Samator. Hanya kami harus konsisten seperti saat melawan Pertamina Energi. Mereka lebih terbebani karena harus memenangkan pertandingan. Ini menjadikan kami lebih nyaman menghadapi mereka,” ujar Pascal.

Artikulli paraprakTim Polwan Menang, Yang Bhayangkara Malah Tumbang
Artikulli tjetërSeperti Prameks, Tim Ini Akan PP Solo-Yogyakarta