Striker anyar Persija Jakarta Silvio Escobar Benitez siap menunjukkan ketajamannya di Piala AFC melawan Becamex Binh Doung di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (26/2/2019). (foto; Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Saat menerima tawaran Persija Jakarta dan menampik bergabung dengan PSS Sleman, striker Silvio Escobar Benitez sempat berucap, “Saya senang bergabung dengan Persija yang merupakan klub besar. Dan saya ingin bermain di level Asia.”

Saat tiba di Indonesia, penyerang asal Paraguay ini bermain di klub-klub papan tengah seperti Persepam Madura Utama yang kemudian terdegradasi dan Perseru Serui. Nasib Perseru juga nyaris tak berbeda dengan Persepam. Menempati zona merah sepanjang musim 2018, namun mereka mampu lolos dari jeratan degradasi.

Di Persepam, Bali United dan Perseru, Escobar seolah belum menunjukkan performa maksimal sehingga kontribusi golnya tak bisa mengangkat tim. Kini, Escobar siap membuktikan kebolehannya di lini depan Macan Kemayoran.

Kesempatan bermain di level Asia pun kemungkinan terbuka saat Persija melakoni kompetisi kasta kedua, Piala AFC. Asa Escobar pun kesampaian. Dan laga pertama, Persija yang berada di Grup G akan menjamu Becamex Binh Doung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (26/2/2019). Di grup tersebut, Persija dan wakil dari Vietnam itu bersaing dengan Ceres Negros (Filipina) dan Shan United (Myanmar).

Hanya, pelatih Ivan Kolev belum memastikan apakah akan menurunkan Escobar di laga perdana Piala AFC terkait dengan kondisinya. Begitu pula dengan duo asing lainnya, Steven Paulle yang musim sebelumnya membela PSM Makassar dan Rohit Chand yang kembali memperkuat Persija. Menurut Kolev bila kondisinya sudah bagus, mereka bisa dimainkan.

Memberikan Yang Terbaik

Namun Escobar tegaskan siap memberikan yang terbaik bagi Persija. Dengan absennya Marko Simic yang masih ditahan di Australia karena kasus pelecehan seksual, Escobar memang bakal menjadi tumpuan di lini depan Macan Kemayoran.

Apakah dirinya mampu berkomunikasi dengan Riko Simanjuntak yang sudah sehati dengan Simic? Pasalnya Kolev tak bisa mengandalkan Bambang Pamungkas yang sudah menurunkan ketajamannya karena faktor usia.

“Kualitas pemain yang membuat saya tertarik bergabung dengan Persija. Ini tim yang bagus. Dan saya siap memberikan yang terbaik,” kata Escobar seakan menjawab keraguan Kolev.

Dari ketajaman dan torehan gol, Escobar jelas kalah dibandingkan Simic. Sejak didatangkan dari Melaka United pada Desember 2017, Simic sudah mencetak 26 gol selama 38 kali membela Persija di berbagai kompetisi. Bandingkan dengan Escobar yang baru mengoleksi 18 gol.

Hanya, Escobar diprediksi tetap bisa menunjukkan kebolehannya sekaligus membawa Persija lolos dari penyisihan grup. Pasalnya kualitas tim lawan masih di bawah Persija.

Meski demikian, Kolev tetap harus berhitung cermat agar tidak kehilangan poin di laga pertama ini karena mereka tampil di kandang sendiri. Apalagi, Becamex diakuinya sebagai tim yang solid dan sulit dikalahkan.

Artikulli paraprakPertahankan Gelar, Bhayangkara Samator Cetak Rekor Baru
Artikulli tjetërIndonesia U-22, Ayo Juara di Piala AFF U-22