Edy Bola Sport menggelar seleksi pemain muda yang direncanakan masuk ke klub Liga 2, Liga 3 dan tim-tim U-22 dan U-18 dari klub Liga 1. Seleksi dilaksanakan di Lapangan KONI, Karangnongko, Klaten, Sabtu (2/2/2019) dan Minggu (3/2/2019).(foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Seleksi pemain bola yang dirancang Edy Bola Sport (EBS), Klaten, dibanjiri peminat. Menurut Edy Misdianto, pimpinan EBS, tidak kurang 50 pemain kelahiran 1997 dan di bawahnya yang mendaftarkan diri mengikuti seleksi.

Menurut rencana, seleksi pemain dilaksanakan pada Sabtu (2/3/2019) dan Minggu (3/3/2019). Tempat pelaksanaannya di Lapangan KONI, Kecamatan Karangnongko, Klaten.

Tidak tanggung-tanggung, seleksi pemain ditangani langsung mantan bek asal Cile, Patricio Jimenez Diaz. Sebelum pensiun, sosok Patricio yang akrab disapa Pato itu sudah malang-melintang selama 10 tahun di Liga Indonesia dengan memperkuat berbagai klub besar seperti Semen Padang, PSMS Medan sampai Persib Bandung.

“Kami serius mempersiapkan pemain yang ingin berkarier di liga profesional. Seleksinya bakal ketat karena mereka diharapkan bisa menembus skuat utama saat bergabung dengan salah satu klub,” kata Edi.

Mereka yang lulus seleksi akan disalurkan ke klub-klub Liga 2 dan Liga 3. Selain itu, mereka disalurkan ke tim U-22 dan tim U-18 dari klub Liga 1.

“Ini yang menjadikan mereka yang mendaftar dibatasi kelahiran 1997 atau berusia di bawah 22. Itu batas usia pemain Liga 3. Jadi pemain yang diseleksi memang memenuhi kebutuhan klub,” ujarnya.

Mereka yang mendaftar rata-rata pemain muda dari Solo raya. Selain itu ada dari Jawa Timur, Jawa Barat sampai Maluku dan Papua. Edi juga masih memberi kesempatan kepada mereka yang mendaftarkan diri pada hari H atau on the spot di hari pertama pelaksanaan.

Pemain yang ingin mendaftarkan diri secara online bisa mengirim pesan melalui WA ke nomor 082242019540 (atas nama Dede Suhendar). Atau menghubungi langsung ke nomor 082138434445.

“Yang penting, mereka harus mendapat izin dari orangtua. Selain itu motivasi dan semangat pemain untuk berkarier di sepak bola,” jelasnya.

Seleksi pemain tersebut sesungguhnya mempertemukan dua pihak yang saling membutuhkan. Pemain berpeluang masuk klub dan membangun karier sebagai pesepak bola profesional. Sedangkan pelatih klub mendapatkan pemain yang sudah matang atau ‘jadi’ dan dirinya hanya perlu sedikit memoles, fisik, teknik maupun taktik.

Artikulli paraprakJalan Terjal Persis Menuju Stadion Ini
Artikulli tjetërBelajar Profesionalitas Dari Alfonso de la Cruz dan Brian Ferreira