Edy Bola Sport (EBS) menggelar seleksi pemain muda yang rencananya disalurkan ke klub-klub Liga 2, Liga 3 maupun tim U-19 dan U-22 dari tim Liga 1. Seleksi dilaksanakan di Klaten mulai Sabtu (2/3/2029) dan berakhir Minggu (3/3/2019). (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Tidak kurang 50 pemain muda yang mengikuti seleksi dari Edy Bola Sport (EBS), Klaten. mereka rata-rata kelahiran 1997 dan di bawahnya karena pemain tersebut rencananya bergabung dengan tim U-19 dan tim U-22 dari klub Liga 1. Selain itu, mereka disalurkan ke klub-klub Liga 2 dan Liga 3.

Seleksi pemain dilaksanakan di Lapangan KONI, Karangnongko, Klaten, Sabtu (2/3/2019) dan Minggu (3/3/2019). Seleksi dipimpin langsung eks pemain asal Cile, Patricio Jimenez Diaz yang pernah malang-melintang di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia selama hampir 10 tahun. Bek yang akrab disapa Pato ini pernah membela Semen Padang, PSMS Medan sampai Persib Bandung.

“Terus terang pemain datang mengikuti seleksi punya kualitas bagus. Mereka yang datang tidaak hanya dari Klaten dan Solo. Yang paling banyak justru dari luar Jawa seperti Lampung, Riau, Ternate sampai Papua,” ujar Edy Misdianto, pengelola EBS

Dari seleksi tersebut, terpilih 16 pemain yang akan menjalani pemusatan latihan di Klaten. Namun, Edy Misdianto, mengungkapkan pemain yang tidak lolos tetap diizinkan bergabung menjalani pemusatan latihan.

“Seleksinya sangat ketat karena kualitas mereka tidak terlalu jauh. Dari 16 yang terpilih, mereka akan menjalani pemusatan latihan. Fisiknya akan ditingkatkan. Begitu pula tekniknya. Mereka juga akan menjalani laga uji coba. Ada yang tidak lolos, tetapi mereka tetap ingin ikut pemusatan latihan. Tentu ada pertimbangan yang membuat saya mengizinkan mereka ikut berlatih,” kata Edy.

Menurut Edy mereka yang lolos ada yang masih duduk di bangku kelas 3 SMA. Mereka diizinkan tidak ikut bergabung lebih dulu karena fokus pada ujian sekolah.

“Setelah ujian, mereka bisa bergabung dengan tim. Biar bagaimana pun, mereka tak bisa mengabaikan pendidikan formal,” tukasnya.

Edy kerap membantu pemain yang ingin bermain di klub-klub Liga 2 maupun Liga 3. Hanya, mereka yang direkomendasikan harus memiliki kualitas teknik dan fisik yang bagus.

“Saya tidak ingin pemain yang lolos kondisi fisiknya tidak memenuhi harapan. Atau tekniknya terlalu masih belum bisa untuk berkompetisi di Liga 2. Saat menjalani pemusatan latihan, biasanya mereka sudah diambil klub-klub Liga 2 ataupun Liga 3,” ujar Edy lagi.

Artikulli paraprakWuih, Pemain PSS Tak Lagi di Mes, Tetapi Hotel
Artikulli tjetërSkuat Tak Lengkap PSS Sleman Coba Hadang Madura United