Pemain anyar PSS Sleman Brian Ferreira akan menjadi andalan saat menghadapi Madura United di laga perdana Grup D Piala Presiden di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (5/3/2019). (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Skuat PSS Sleman tak lengkap saat melakoni Piala Presiden 2019. Padahal di laga pertama Grup D, PSS sudah harus menjajal tim elite Madura United.

Hanya, PSS sedikit diuntungkan karena pertandingan di Grup D digelar di kandang mereka di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Dan di laga pertama, Selasa (5/3/2019), PSS sudah bertemu Madura United.

Skuat Elang Jawa dikatakan tak komplet karena baru bisa memainkan dua pemain asing, bek Alfonso del la Cruz (Spanyol) dan gelandang serang Brian Ferreira (Argentina). Sedangkan striker asal Ukraina Yevhen Bokhashvili masih menjalani tes medis.

Informasinya Bokhashvili disebut-sebut kurang fit. Entah dipengaruhi perjalanan panjang dari Eropa yang dilakukan Bokhashvili dan dia harus menyesuaikan diri lebih dulu dengan Indonesia. Atau pemain berusia 26 ini memang dalam kondisi kurang bagus. Bila belum menandatangani kontrak, Bokhashvili dipastikan tidak bisa dimainkan saat menghadapi Madura United.

“Yevhen masih menghadapi kendala karena dia menjalani tes medis. Jadi belum bisa dipastikan apakah dia bisa dimainkan atau tidak.Sebaliknya, dua pemain asing PSS sudah bisa diturunkan,” ujar asisten pelatih PSS Suwandi.

Ini berarti, PSS hanya bermodalkan dua pemain asing. Dan, mereka meladeni Madura United yang memiliki empat pemain asing ditambah dua naturalisasi, Alberto Goncalvez dan Greg Nwokolo. Pertahanan PSS pun bakal diuji top scorer musim lalu, Aleksandar Rakic.

Persoalan lain, pemain asing PSS belum sekalipun bermain di Indonesia. Mereka baru didatangkan dari negaranya. Bahkan Ferreira sempat ke Mesir untuk bergabung dengan ENPPI SC. Namun kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan sehingga ENPPI melepas eks pemain tim nasional Argentina U-17 ini. Dari Mesir, Ferreira kemudian menuju Indonesia untuk bergabung dengan PSS.

Meski demikian PSS tetap optimistis menghadapi laga tersebut. Hanya tak mudah memang menahan laju skuat ‘mewah’ Madura United yang mulai diistilahkan Galacticos ini.

“Kerja keras, itu kuncinya. Menghadapi tim bagus seperti Madura United hanya bisa dilakukan dengan bekerja keras. Kami ingin menbuktikan siapa yang terbaik. Tentu kami ingin mengalahkan Madura United karena target kami lolos ke babak berikutnya,” ucap Suwandi.