Bek Persija Jakarta Maman Andurahman menempe ketat pemain Madura United Rinto Ali di pertandingan Piala Presiden di Stadion Maguwoharjo. (Foto: OLens.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Persija Jakarta gagal meraih kemenangan kedua di Piala Presiden 2019. Gara-garanya tak lain striker Aleksandar Rakic yang memborong dua gol bagi Madura United. Dalam duel di Grup D di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (8/3/2019), Persija hanya mampu bermain imbang 2-2.

Hasil itu tak mengubah posisi kedua tim. Persija masih menduduki puncak klasemen dengan poin empat. Disusul Madura United yang kalah dalam selisih gol.

Kegagalan meraih kemenangan juga menunda langkah kedua tim ke 8 Besar. Padahal bila salah satu memenangkan laga, tim tersebut yang bakal lolos ke babak berikutnya.

Di pertandingan itu, Persija turun dengan komposisi pemain yang sangat berbeda. Pelatih Ivan Kolev mengistirahatkan hampir separuh pemain pilar karena Persija akan menghadapi Shan United di Piala AFC. Laga digelar di kandang Shan United di Myanmar, Selasa (12/3/2019).

Tak heran usai pertandingan melawan Madura United, tim langsung terbang ke Jakarta. Pasalnya, mereka akan terbang menuju Myanmar pada Sabtu (9/3/2019) pagi.

Pemain Absen

Di laga melawan Madura United, hampir semua pemain pilar absen. Kiper Andritany Ardhiyasa dan Novri Setiawan dipanggil timnas. Sedangkan kapten Ismed Sofyan, Ramdani Lestaluhu sampai Riko Simanjuntak tidak dimainkan.

Duo asing Bruno Matos dan Rohit Chand baru dimainkan oleh pelatih Ivan Kolev di babak kedua. Demikian pula striker Silvio Escobar yang menjadi starter kemudian ditarik keluar setelah bermain selama 45 menit.

“Bukan karena apa, saya masih akan bermain di Piala AFC. Jadi, saya ditarik di babak kedua,” kata Escobar.

Dengan komposisi yang berbeda, Persija tetap mampu menyuguhkan permainan menarik. Sayang, mereka kebobolan lebih dulu saat Rakic mencetak gol Meski menurunkan pemain dengan komposisi yang berbeda, Persija mampu mengimbangi Madura United. Hanya, mereka kecolongan lebih dulu saat striker Aleksandar Rakic mencetak gol menit 35.

Pemain Persija Bruno Matos merayakan gol bersama Sandi Sute saat melawan Madura United di Piala Presiden di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (8/3/2019). (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

Persija akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Bruno Matos menit 52. Bahkan Macan Kemayoran berbalik unggul saat bek Ryuji Utomo mencetak gol menit 58.

Sayang Persija tak bisa mempertahankan keunggulannya. Kali ini, Rakic mencetak gol keduanya menit 67. Skor akhir pun menjadi 2-2.

Kolev tak kecewa dengan hasil tersebut. “Dengan komposisi pemain seperti itu, saya puas dengan hasil tersebut. Pemain yang menggantikan pun tidak kalah bagus. Kini, kami fokus di Piala AFC,” tukas Kolev.

Hal senada disampaikan Ryuji. Menurut dia, ini laga yang berat. Namun pemain menunjukkan mental yang luar biasa.

“Mental pemain luar biasa karena mampu melewati ujian yang cukup berat,” jawabnya.

Pemain Madura United merayakan gol Aleksandar Rakic di pertandingan melawan Persija Jakarta di Piala Presiden di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (8/3/2019). (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

Pelatih Dejan Antonic menyebut laga itu sebagai yang terbaik di Piala Presiden. Dia hanya kecewa karena kegagalan meraih kemenangan disebabkan kesalahan pemain sendiri.

“Kami hilang poin karena kesalahan sendiri. Saat menurun, kami kebobolan dua gol. Harus diakui pemain sempat hilang konsentrasi. Beruntung kami mampu mengejar ketinggalan,”kata Antonic.

“Ini laga terbaik di Piala Presiden. Kedua tim sama-sama menekan sehingga pertandingan menjadi menarik,” ujarnya lagi.

Artikulli paraprakIni Dia 9 Butir Kesepakatan PT PSS Dengan BCS. Ada Yang Beda?
Artikulli tjetërPSS Sleman Menang, Brian Ferreira Cetak Gol Pertamanya