Striker Persija Jakarta Silvio Escobar Benitez (menghadapi muka) memperhitungkan bek Madura United Jaimerson da Silva Xavier yang bisa menyulitkannya untuk mencetak gol di laga Piala Presiden di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (8/3/2019), (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Duel Persija Jakarta melawan Madura United di Grup D Piala Presiden 2019 akan mempertemukan striker Silvio Escobar Benitez dan bek Jaimerson da Silva Xavier. Menariknya, di musim lalu Jaimerson merupakan salah satu pilar Persija. Bek asal Brasil ini berperan besar mengantarkan Persija meraih gelar ganda, Piala Presiden 2018 dan Liga 1.

Kini, Jaime, sapaannya, akan membentengi pertahanan Madura United dalam duel di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (8/3/2019). Dan, dirinya bakal beradu head-to-head dengan striker anyar Persija, Escobar.

Escobar sendiri memiliki catatan khusus terhadap Jaimerson. Menurut eks striker Perseru Serui ini, rivalnya merupakan salah satu bek yang sulit dilewati di Liga 1. Posturnya yang tinggi besar selalu memudahkan pemain belakang yang pernah bermain di Portugal ini untuk melakukan duel udara.

“Dia lawan yang sulit di Liga 1. Dia selalu unggul dalam duel udara karena posturnya yang tinggi. Selain itu, badan Jaime yang besar membuat dia berani beradu fisik. Dia memang bek yang sulit. Tetapi ini menjadi tantangan bagi saya,” kata Escobar.

Striker asal Paraguay ini mengungkapkan dirinya sudah biasa menghadapi bek dengan berbagai karakter permainan. Duel melawan Jaimerson merupakan ujian bagi dirinya dalam proses berkontribusi gol bagi Persija. Apalagi di dua pertandingan sebelumnya melawan Becamex Binh Duong di Piala AFC dan Borneo FC di Piala Presiden, Escobar belum menyumbang gol.

“Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik. Tidak hanya mencetak gol tetapi juga memberi kemenangan bagi Persija. Bila menang, setidaknya kami bisa lebih tenang saat melakoni laga di Piala AFC,” ujarnya.

Di laga tersebut, baik Persija maupun Madura United kehilangan pemain pilar karena mendapat panggilan tim nasional senior yang menjalani pemusatan latihan di Australia. Bila Persija tidak diperkuat dua pemainnya, Andritany Ardhiyasa dan Novri Setiawan, sebaliknya Madura United harus ditinggalkan lima pemainnya.

Pemain Madura United yang absen, kiper M. Ridho, Fachruddin Aryanto, Andik Vermansyah, Zulfiandi, dan Greg Nwokolo. Ini tentu menjadi pukulan bagi Laskar Sapeh Kerrab.

Namun gelandang Persija Sandi Darma Sute tak mempersoalkan absennya lima pemain tersebut. Menurut dia, Madura United tetap lawan yang tak mudah dikalahkan.

“Siapa pun yang diturunkan, Madura United tetap tim yang kuat. Meski demikian, kami yakin mengalahkan mereka. Bila menang dan lolos ke 8 Besar, kami tinggal menghadapi lawan di Piala AFC dan kemudian PSS Sleman di laga terakhir penyisihan Piala Presiden,” tukas Sandi.