Gelandang asal Brasil Bruno Matos menjadi bintang kemenangan Persija Jakarta saat menaklukkan Shan United 3-1 di Piala AFC di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Selasa (12/3/2019). (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID Persija Jakarta boleh menang di Myanmar, tetapi Macan Kemayoran bakal kesulitan di kandang PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo. Ya, Persija mendulang sukses di Piala AFC 2019 dengan menghajar Shan United 3-1 di laga kedua Grup G di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Selasa (12/3/2019).

Di laga itu, Persija memang tampil gemilang di kandang lawan. Tertinggal lebih dulu lewat gol Ryo Nakamura menit 14, Persija sukses membalikkan keadaan. Gelandang serang Bruno Matos menjadi bintang kemenangan Persija. Matos mencetak dua gol menit 66 dan 83. Sedangkan satu gol lainnya dihasilkan Steven Paulle menit 77.

Kemenangan pertama itu mengantarkan Persija ke peringkat dua klasemen sementara dengan poin tiga. Posisi mereka di bawah klub Filipina Ceres Negros yang meraih poin sempurna di dua laganya. Di laga kedua, Ceres Negros menaklukkan Becamex Binh Duong 3-1.

Pelatih Ivan Kolev mengungkapkan kemenangan Persija tidak terlepas permainan agresif yang diperagakan Silvio Escobar dkk. Bahkan di babak kedua, mereka sepenuhnya menguasai permainan.

“Persija bermain agresif, terutama di babak kedua. Saya pikir itu luar biasa. Kami juga menggunakan banyak kombinasi serangan. Di babak pertama, ini tidak berjalan dengan baik. Namun kami bisa memperbaikinya sehingga mencetak tiga gol,” ujar Kolev.

Menurut dia, Shan United sesungguhnya tidak bermain buruk. Mereka juga bukan lawan yang mudah dikalahkan karena memiliki mental kuat dan pantang menyerah.

“Namun di pertandingan ini, kami bermain lebih baik dan kuat dibandingkan mereka. Saya tahu, mentalitas mereka sangat kuat. Tekanan yang dilakukan juga menyulitkan kami. Namun kami berusaha melawan dan berbalik menekan,” tuturnya.

Usai dari Myanmar, Persija kembali ke Yogyakarta melanjutkan pertarungan di Piala Presiden. Kali ini, mereka sudah ditunggu tuan rumah, PSS Sleman, dalam duel di Grup D di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (15/3/2019).

Ini juga bukan laga yang mudah meski Persija hanya membutuhkan hasil imbang untuk merebut tiket ke 8 Besar. Pasalnya, PSS butuh kemenangan untuk mendapatkan tiket tersebut. Sebagai tuan rumah, PSS sudah pasti didukung suporter, termasuk BCS yang tak lagi memboikot.

Ya, BCS hanya melakukan aksi boikot di satu pertandingan saja saat PSS melawan Madura United. Di laga itu, PSS dipaksa menyerah 0-2. Setelah ada penandatanganan nota kesepahaman antara PT PSS dan BCS, aksi boikot pun berakhir.