Universitas Islam Indonesia (UII) dan Srikandi Cup menjalin kerjasama sehingga di babak playoffs akan bertitel ‘UII-Playoffs Srikandi Cup 2019’. Penandatanganan dilakukan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan & Alumni, Rohidin dengan Deddy Setiawan, Koordinator Srikandi Cup, Selasa (12/3/2019). (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Yogyakarta sudah sering menjadi tuan rumah kompetisi bola basket profesional. Bahkan saat masih bertital National Basketball League (NBL), Yogyakarta justru beberapa kali menjadi tuan rumah playoff dan grand final. Antusias masyarakat, khususnya penggemar bola basket, menjadikan kompetisi itu selalu disaksikan ribuan penonton.

Demikian pula saat kompetisi berganti nama Indonesian Basketball League (IBL), Yogyakarta masih menjadi tuan rumah di salah satu seri kompetisi. Dan, penonton tetap antusias menyaksikan pebasket lokal maupun asing. Mereka bisa puas dan bertepuk tangan menyaksikan aksi slam dunk maupun steal ala bintang NBA di kompetisi domestik.

Hanya bila kompetisi putra kerap mampir ke Yogyakarta, sebaliknya kompetisi tim putri jarang mengunjunginya. Ya, Srikandi Cup belum pernah menggelar seri di Yogyakarta.

Namun di musim 2018-2019, Yogyakarta akan menjadi tuan rumah babak playoffs kompetisi bolas basket putri, Srikandi Cup. Rencananya, babak playoffs itu mulai digelar pada 22 April 2019. Tidak hanya babak itu, Srikandi Cup juga akan menutup kompetisi di Yogyakarta.

Kedatangan Srikandi Cup di Yogyakarta tidak terlepas dari Universitas Islam Indonesia (UII). UII dan Srikandi Cup sepakat menjalin kerjasama dalam penyelenggaraan babak playoffs Srikandi Cup. Babak itu digelar di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Kampus Terpadu UII, Jl. Kaliurang Km. 14,5 Sleman.

Seremoni penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Yogyakarta, Selasa (12/3/2019). UII diwakili Rohidin, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan & Alumni. Sedangkan dari Srikandi Cup diwakili Deddy Setiawan, Koordinator Srikandi Cup. Setelah ditandatangani nota kesepakatan, maka namanya menjadi ‘UII-Playoffs Srikandi Cup 2019’.

Wujud Komitmen

Menurut Rohidin kerjasama tersebut merupakan wujud komitmen UII mendukung kegiatan olahraga mahasiswa. Hal ini sejalan dengan program-program UII dalam bidang pembinaan bakat minat olahraga di tingkat mahasiswa.

“Dukungan UII diwujudkan dengan membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Penerimaan Siswa Berprestasi Bidang Olahraga dan Seni, pembinaan Unit Kegiatan Mahasiswa bidang olahraga, dan juga pengiriman delegasi mahasiswa mengikuti kompetisi bidang olahraga tingkat nasional maupun internasional,” tutur Rohidin.

Menurut Deddy kesempatan bekerjasama dengan UII merupakan salah satu hal yang monumental dalam perjalanan Srikandi Cup sebagai kompetisi basket putri tertinggi di Indonesia. Babak playoffs akan diikuti tujuh tim memperebutkan Piala Srikandi. Di musim ini Srikandi Cup akan memunculkan juara baru setelah absennya Surabaya Fever yang berstatus juara bertahan.

“Bagi kami di Srikandi Cup, dukungan dari UII ini merupakan suatu hal yang positif dan secara aktif membantu perkembangan olahraga nasional, khususnya bola basket putri di Indonesia,” kata Deddy.

“Bermain di Yogyakarta, kota dengan rekor penonton basket tertinggi di Indonesia dan menggunakan fasilitas kampus UII tentu menjadikan UII-Playoffs Srikandi Cup 2019 sangat dinanti, baik oleh peserta Srikandi Cup maupun masyarakat olahraga Indonesia,” jelasnya.