Gelandang Persija Jakarta Bruno Oliveira de Matos selalu mencetak gol di tiga pertandingan terakhir. Kini, dirinya menjadi top scorer sementara di Piala Presiden. (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Yogyakarta-Yangon-Yogyakarta. Perjalanan melelahkan Persija Jakarta sepertinya tak berpengaruh pada gelandang serang asal Brasil, Bruno Oliveira de Matos.

Dirinya tetap tampil dengan performa yahud. Tak hanya itu, pemain berusia 28 ini memberi kontribusi gol yang sangat berarti bagi Macan Kemayoran.

Saat menghadapi Madura United di Piala Presiden, Rabu (6/3/2019), Bruno hanya bermain 45 menit babak kedua. Dan dia sukses memecah kebuntuan lewat golnya yang menyamakan skor 1-1. Laga pun berakhir imbang 2-2 setelah Persija gagal mempertahankan keunggulannya.

Dari Sleman, malam itu juga, Persija langsung terbang ke Jakarta untuk melanjutkan perjalanan ke Yangon, Myanmar. Kali ini, mereka menghadapi Shan United di Piala AFC, Selasa (12/3/2019). Hasilnya? Jawara Liga 1 ini menang 3-1 dan dua golnya disumbang si Bruno yang kali ini menjadi bagian dari starting line up.

Masih kurang puas, sepulang dari Yangon dan kembali ke Sleman untuk menghadapi tuan rumah PSS di Piala Presiden, Bruno tetap menunjukkan ketajamannya. Dia memborong gol kemenangan 2-0 Persija atas PSS di Maguwoharjo, Jumat (15/3/2019). Gol yang memupus asa PSS di Piala Presiden. Dan Persija sendiri lolos ke 8 Besar setelah tampil sebagai juara Grup D.

Jatidiri Sesungguhnya

Mencetak gol di tiga laga berturut-turut seolah memperlihatkan jatidiri siapa sesungguhnya Bruno. Dirinya tidak hanya gelandang serang yang juga berperan sebagai playmaker. Pemain yang pernah memperkuat raksasa Serbia, Red Star Belgrade ini bisa menjadi juru gedor Persija.

Dan, kini Bruno malah mengukuhkan sebagai top scorer Piala Presiden. Dengan mengantungi empat gol, dirinya bersama Melvin Platje, tercatat sebagai pencetak gol terbanyak di turnamen pramusim itu. Bahkan dia bisa melewati Platje karena klub rivalnya, Bali United, sudah tersingkir di Piala Presiden.

Hanya, Bruno tak memikirkan sebagai top scorer. Bagi dia, kemenangan Persija lebih penting ketimbang status pencetak gol terbanyak.

“Fokus saya adalah kemenangan tim, bukan menjadi top scorer. Bagi saya, mencetak gol adalah bonus. Kemenangan yang lebih penting,” kata Bruno.

Dilanjutkannya, “Bila saya mencetak gol, itu semua dukungan dari teman-teman. Tak hanya itu. Dukungan Jakmania (suporter Persija), juga luar biasa.”

Gelandang Persija Jakarta Bruno Oliveira de Matos (kiri) bersama Silvio Escobar saat meninggalkan lapangan. (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo

Kehadiran Bruno di Persija membuat Marko Simic yang menghadapi kasus hukum di Australia agak terlupakan. Bagaimana tidak, pemain bernomor punggung 10 ini sukses mengerek Persija. Menariknya, itu pula yang dilakukan Simic di Piala Presiden tahun lalu. Bahkan saat itu pelatih Djadjang Nurjaman menyebut Simic sebagai pembelian terbaik Persija.

Masuk Radar

Dan, tampaknya Bruno juga menjadi pembelian terbaik Persija musim ini. Apalagi, dirinya sudah masuk radar Macan Kemayoran saat masih bermain di Malaysia dengan memperkuat PKNS FC pada 2018.

Hanya beberapa bulan di Malaysia, Bruno sempat sembilan kali dimainkan. Hasilnya, pemain kelahiran 5 Juni 1990 itu, langsung mencetak tujuh gol. Ini berarti hampir di setiap pertandingan dia membobol gawang lawan.

Gelandang yang dibawa eks pelatih tim nasional Brasil, Luiz Felipe Scolari, saat menangani Palmeiras ini berada dalam pantauan karena Persija butuh sosok playmaker. Dan itu yang memang dilakukan sebuah klub Liga 1. Kontras dengan PSS yang tidak siap memantau pemain ‘papan atas’ meski jauh-jauh hari sudah mencanangkan promosi ke Liga 1. Buntutnya, PSS dipusingkan dengan problem kekurangan pemain asing. Saat bermain di Piala Presiden, Laskar Super Elang Jawa pun baru memiliki dua pemain asing.

Persija sendiri seperti ‘mengawal’ Bruno. Saat PKNS FC melepas pemainnya, Persija pun langsung menyambarnya. Dan kini, dirinya telah menjadi andalan anyar tim ibukota. Sekali lagi, Bruno memang menjadi pembelian terbaik Persija di musim ini.