Cristian Gonzales tidak diinginkan oleh manajemen PSS Sleman. Setelah dilepas, dirinya bergabung dengan Bogor FC yang diperkuat banyak eks pemain PSS. (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Sukses membawa PSS Sleman promosi dan bahkan juara Liga 2 tak membuat Cristian Gonzales dipertahankan. Sebaliknya, Gonzales langsung didepak dengan alasan usia.

Meski dikabarkan sempat diajak bernegosiasi, namun penyerang naturalisasi ini akhirnya hengkang. Pasalnya nilai kontrak yang ditawarkan ke Gonzales jauh lebih rendah.

Bagaimana tidak, tawaran yang diberikan turun sampai  50 persen dari kontrak sebelumnya. Tak heran bila pemain yang sudah malang-melintang di berbagai klub elite dari kasta tertinggi ini batal bertahan di PSS.

Ditolak  PSS, ternyata striker berusia 42 tidak sepi klub peminat. Namun Gonzales akhirnya memilih kembali bermain di Liga 2. Pemain asal Uruguay ini resmi menerima pinangan kontestan Bogor FC jelang bergulirnya kompetisi musim 2019.

“Setelah membawa PSS juara Liga 2, saya dihubungi beberapa tim tetapi yang sering sekali menghubungi dari Bogor FC. Kami pun menerima tawarannya. Hanya, Gonzales sampai detik ini berat banget meninggalkan PSS yang sudah ada di hati dia,” kata Eva Nurida Siregar, istri sekaligus manajer Gonzales.

Lewat sang istri, Gonzales menyampaikan tekad untuk membawa Bogor FC menorehkan prestasi di kompetisi kasta kedua musim 2019 ini. Dia berharap bisa membawa Laskar Kujang promosi ke Liga 1.

“Gonzales hanya ingin memberikan kontribusi terbaik bagi Bogor FC. Sebagai pemain senior, tentu dia juga ingin menularkan pengalaman serta motivasi bagi pemain muda di tim,” ujar Eva.

Kehadiran penyerang berjuluk El Loco di Bogor FC menjadikan tim itu kental bernuansa PSS. Sebelumnya, eks penggawa PSS lainnya mendarat ke tim promosi dari Liga 3 ini, di antaranya Ichsan Pratama, Aditya Putra Dewa, Tedi Berlian, Rossi Noprihanis, Hisyam Tolle, dan juga Hendika Arga Permana.