Indonesia U-23 melakoni laga hiburan melawan Brunei Darussalam di kualifikasi Piala Asia U-23 di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Selasa (26/3/2019). Ini laga yang tak menentukan karena kedua tim sama-sama tak lolos ke putaran final. (foto: istimewa)

OLENAS.ID Indonesia U-23 bakal melakoni laga hiburan. Di pertandingan terakhir kualifikasi Piala Asia U-23, Indonesia menghadapi lawan paling ringan Brunei Darussalam U-23 di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Selasa (26/3/2019).

Laga yang tidak menentukan lagi selain sekadar menghibur diri usai kegagalan lolos ke putaran final yangh digelar di Thailand. Apalagi, Indonesia dan Brunei belum pernah sekalipun memenangkan pertandingan di babak kualifikasi itu.

Kelebihan tim nasional U-23 tak lain lebih sedikit kebobolan. Bila gawang Brunei dibobol sampai 14 kali oleh Vietnam U-23 (6-0) dan Thailand U-23 (8-0), sebaliknya Indonesia ‘hanya’ kemasukan lima kali saja. Indonesia dibantai Thailand 0-4 dan kemudian menyerah 0-1 dari Vietnam.

Agak ironis memang bila Indonesia gagal mempertahankan performa hanya dalam tempo kurang satu bulan. Indonesia mengawali pertarungan di kualifikasi Piala Asia U-23 dengan menyaandang status juara Piala AFF U-22. Di semifinal, Indonesia U-22 menghajar Vietnam 1-0 dan kemudian di final menaklukkan Thailand 2-1.

Dengan materi pemain yang tidak jauh berbeda, Indonesia malah babak-belur saat kembali bertemu kedua tim tersebut. Sebuah perubahan drastis dilakukan Thailand dan Vietnam setelah gagal di Piala AFF U-22. Padahal materi pemain tidak jauh berbeda.

Atau mereka memang hanya menjadikan event itu sebagai sasaran antara karena targetnya adalah event lebih besar, Piala Asia U-23. Sementara Indonesia mungkin masih berpikir di level Asia Tenggara.

Meski tersingkir, timnas tetap menunjukkan keseriusannya menghadapi laga tersebut. Pelatih Indra Sjafri pun sudah mempersiapkan timnya menghadapi Brunei yang bakal lebih banyak bertahan.

“Ini persiapan untuk antisipasi kemungkinan yang akan dilakukan Brunei. Seperti pada dua pertandingan terakhir mereka bertahan sangat dalam,” kata pelatih Indra Sjafri.

“Saya berharap rencana ini bisa berjalan dengan baik. Kita lihat saja,” ujar dia lagi.