PSIM Yogyakarta yang berambisi promosi ke Liga 1 memilih merekrut pelatih asing, Vladimir Vujovic untuk menangani tim. Vujovic saat masih bermain dengan membela Bhayangkara FC. (foto: istimewa)

OLENAS.ID – Krisis pelatih lokal sehingga klub Liga 2 pun mulai dirambah pelatih dari luar Indonesia. Klub legendaris dan memiliki historis panjang di pentas sepak bola nasional, PSIM Yogyakarta, memilih menggunakan pelatih asing.

Ya, pelatih asal Montenegro Vladimir Vujovic bakal mengarsiteki PSIM di kompetisi kasta kedua. Tuntutan promosi ke Liga 1 dan hadirnya investor anyar menjadikan PSIM melakukan perombakan.

Termasuk memboyong Vujovic yang sesungguhnya masih minim menangani tim Liga 2. Apalagi, bek yang pernah tiga kali membela tim nasional Montenegro ini belum lama memutuskan pensiun sebagai pesepak bola setelah empat musim bermain di Indonesia dengan memperkuat Persib Bandung dan Bhayangkara FC.

Kehadiran Vujovic menandai masuknya pelatih asing di Liga 2. Bila sebelumnya Liga 1 sudah dikuasai pelatih nonlokal, kini PSIM, klub yang turut mendirikan PSSI harus menerima kedatangan pelatih asing.

“Situasi yang membuat pelatih lokal kian terdesak. Setelah klub-klub Liga 1 dikuasai pelatih asing, kini klub Liga 2 juga mulai ditangani mereka. Lalu, siapa yang akan memakai pelatih lokal? Mengapa pelatih lokal tak pernah diberi kesempatan menangani klub? Apa gunanya kami mengikuti lisensi dari AFC,” ujar pelatih lokal yang tak ingin disebutkan identitasnya.

Ya, apa gunanya pelatih lokal mengeluarkan duit yang tidak kecil demi mendapatkan lisensi A AFC bila akhirnya tak diberi kepercayaan oleh klub? Mereka akhirnya hanya kebagian melatih tim-tim U-19 atau tim U-23 dari klub Liga 1.

Kehadiran Vujovic pun menyingkirkan pelatih lokal Bona Simanjuntak yang musim lalu membawa PSIM bertahan di Liga 2. Pelatih berlisensi B itu harus berjuang keras menangani PSIM yang mengawali kompetisi dengan poin minus.

Vujovic sendiri sebelumnya menangani Bogor FC. Namun klub promosi itu kemudian melepas pelatih berusia 36 ini yang kemudian direkrut PSIM.

“Kami resmi melepas head coach Vladimir Vujovic ke PSIM Yogyakarta berdasarkan kesepakatan bersama. Terima kasih atas dedikasi Coach Vujovic selama dua bulan terakhir bersama Laskar Kujang.” Demikian tulis Bogor FC di unggahan instagram resmi tim, Rabu (27/3/2019).

Unggahan itu dikuatkan oleh karteker  CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto, yang memastikan bila PSIM telah sepakat dengan Bogor FC untuk memboyong Vujovic. “Saya sudah mendapatkan konfirmasi terkait perekrutan Vlado (Vujovic) ke PSIM,” katanya.

Kepergian Vujovic ke PSIM tidak terlepas dari polemik yang menimpa Bogor FC lantaran adanya konflik suporter yang berujung bentrok pada laga uji coba beberapa waktu lalu. Puncaknya, CEO Bogor FC, Effendi Syahputra mundur dari posisinya.

Artikulli paraprakDrama Gol Handball Yang Singkirkan Juara Bertahan Piala Presiden
Artikulli tjetërSD Budi Mulia Ladeni Teruna Bangsa di Semifinal Liga Basket Pelajar