Vamos Mataram melaju ke final Liga Futsal Profesional setelah mengalahkan Bintang Timur Surabaya 6-2 di final four di GOR UNY, Yogyakarta, Sabtu (30/3/2019). Tampak pemain Vamos Mataram merayakan gol Nandi Sumawijaya. (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Juara bertahan Vamos Mataram kembali berlaga di final Liga Futsal Profesional (Pro Futsal League). Di laga final four di GOR UNY, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (30/3/2019), Vamos Mataram mengalahkan Bintang Timur Surabaya (BTS) 6-2.

Sukses itu menjadi Vamos Mataram melaju ke final untuk ke empat kalinya secara berturut-turut. Dari tiga final sebelumnya, Vamos Mataram mampu menjadi juara musim 2017 dan 2018. Di final 2016, Vamos gagal menjadi juara. Mereka dikalahkan Black Steel Manokwari yang akan menjadi lawannya di final yang dilaksanakan pada Minggu (31/3/2019).

Pelatih Reza Fallahzadeh mengaku puas dengan keberhasilan Vamos Mataram mencapai final. Namun dia berharap tim tak terlena karena masih ada satu pertandingan terakhir yang harus dimenangkan.

“Ini pertandingan yang tidak mudah karena BTS merupakan tim yang bagus dan berpengalaman. Sebagian pemainnya merupakan eks Vamos. Tapi kami termotivasi untuk mengalahkan mereka,” kata Reza.

“Saya senang karena satu pertandingan ini membawa kami ke final. Tetapi kami tidak bisa bersenang-senang dulu karena masih ada satu pertandingan yang sangat penting dan harus kami menangkan,” lanjutnya.

Pemain Vamos Mataram Nandi Sumawijaya saat menghadapi Bintang Timur Surabaya di final four Liga Futsal Profesional di GOR UNY, Yogyakarta, Sabtu (30/3/2019). (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

Sementara, kapten Vamos Mataram Syahidansyah Lubis mengungkapkan tim bertekad mencetak hat-trick juara.

“Ini merupakan final yang keempat dan di dua final sebelumnya kami menjadi juara. Kini, kami ingin menjadi juara ketiga kalinya sekaligus mencetak hat-trick,” kata Lubis.

Terpisah, pelatih BTS Hicham Ben Hammou mengatakan tim mendapat pelajaran berharga dari pertandingan tersebut. Menurutnya tim sudah bekerja keras. Namun Vamos Mataram memang bermain lebih baik dan pantas memenangkan pertandingan.

“Saya bangga pada pemain. Mereka bermain luar biasa. Tetapi Vamos Mataram memang lebih baik dan pantas menang. Jadi saya mengucapkan selamat kepada Vamos Mataram,” kata Hicham yang membawa Vamos menjadi juara liga untuk kali pertama pada 2017.

Pertandingan sempat diwarnai reli gol. Diawali gol Marvin Alexa Wossiry menit ke lima yang menjadikan Vamos unggul lebih dulu. Namun BTS menyamakan skor melalui Andri Kustiawan menit 10. Vamos kembali unggul 2-1 melalui Ali Abedin menit 13. Lagi-lagi di menit sama BTS mengubah skor menjadi 2-2 melalui Reza Yamani. Vamos akhirnya kembali unggul lewat Dennis Guna Bawana menit 19.

Di babak kedua, Vamos sudah tak terbendung. Diawali gol Alfajri Zikri yang menjadikan mereka unggul 4-2 menit 27. Selanjutnya Nandi Sumawijaya memborong dua gol menit 33 dan 39. Mereka pun unggul 6-2.