Pemain sayap Bogor FC Ichsan Pratama disebut-sebut akan didatangkan kembali oleh PSS Sleman. Musim lalu, Ichsan merupakan bagian penting PSS yang membawa tim menjadi juara Liga 2 sekaligus promosi ke Liga 1. (foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID Rumor transfer pemain di DI Yogyakarta makin panas. Namun ini masih sebatas rumor saja karena bakal berlangsung derby DIY memperebutkan pemain sayap Ichsan Pratama yang saat ini bermain di Bogor FC. Ya, PSS Sleman bakal bersaing dengan PSIM Yogyakarta untuk mendapatkan Ichsan.

Agak ironis bila PSS akhirnya ingin membawa kembali Ichan. Bukan apa-apa, pemain terbaik Liga 2 2018 ini terpaksa hengkang dari PSS setelah tidak tercapai kesepakatan kontrak. Agak menarik memang karena pemain yang memberi kontribusi bakal dipertahankan klub. Apalagi Ichsan berperan besar membawa PSS juara Liga 2. Hanya, andalan Laskar Elang Jawa ini justru tidak dipertahankan.

Ichsan pun memutuskan pulang ke Bogor. Keinginan menyelesaikan kuliah di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta, menjadi prioritas pemain berusia 27 ini. Apalagi semua teman angkatan di kampus sudah lulus dengan meraih gelar sarjana.

“Saya sebetulnya ingin menyelesaikan kuliah dulu. Semua teman angkatan saya di Fakultas Ekonomi sudah lulus. Saat ini, saya tinggal menyelesaikan 22 SKS lagi. Paling tidak ini hanya perlu satu semester saja,” tutur Ichsan.

Kembali ke Bogor menjadikan Ichsan dikabarkan bergabung dengan klub Liga 1 PS Tira Persikabo. Musim 2019, PS Tira meninggalkan Bantul dan memilih bermarkas di Bogor. Klub itu pun menggandeng Persikabo Bogor untuk melakoni kompetisi musim ini. Hanya, Ichsan justru menandatangani kontrak dengan tim promosi Liga 2 Bogor FC.

Dalam perkembangannya, PSS justru disebut-sebut ingin merekrut kembali Ichsan. Sumber di klub yang tak ingin disebutkan identitasnya menjelaskan ada pertimbangan tersendiri untuk membawa kembali pemain yang tidak hanya bermodalkan kecepatan tetapi memang memiliki skill dan penguasaan bola bagus itu. Dan langkah klub mendatangkan Ichsan mendapat dukungan dari suporter.

Persoalannya, Ichsan sudah terikat kontrak dengan Bogor FC. Ini berarti, PSS punya dua opsi bila ingin mendapatkan pemain yang pernah mencetak gol tercepat di Liga 2 yaitu detik ke-34 saat melawan PSBS Biak. PSS bisa meminjam Ichsan atau melakukan transfer dari Bogor FC.

Kabar lain, Ichsan juga hendak diboyong PSIM Yogyakarta yang tengah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Liga 2. Kedekatan investor anyar PSIM, Bambang Susanto, dengan Bogor FC bisa memuluskan langkah Laskar Mataram untuk mendatangkan Ichsan dan beberapa pemain lain. Terbukti, PSIM ditangani Vladimir Vujovic yang sebelumnya merupakan pelatih Bogor FC.

Menanggapi rumor yang beredar, Ichsan menyatakan bila dirinya masih merupakan pemain Bogor FC. Mantan pemain Barito Putera dan PSPS Pekanbaru ini pun belum bisa memastikan apakah akan bergabung dengan PSIM atau PSS.

“Banyak rumor yang beredar, termasuk di media sosial. Tapi yang jelas, saat ini, saya adalah pemain Bogor FC. Meski demikian, saya menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen klub di mana saya akan bermain,” ujar Ichsan.