Juara bertahan di bagian putri Keti Tsatsalashvili meraih kemenangan di putaran pertama JAPFA Grand Master and Women Grand Master Tournament di Yogyakarta, Kamis (13/6/2019). (Foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Pecatur Indonesia GM Susanto Megaranto dan WIM Chelsie Monica Sihite untuk sementara menduduki puncak klasemen JAPFA Grand Master and Women Grand Master Tournament 2019. Pada putaran pertama di Yogyakarta, Kamis (13/6/2019), keduanya meraih kemenangan.

Susanto yang memiliki elo rating 2548 mengalahkan GM Ivan Sokolov yang memiliki elo rating lebih tinggi, 2595. GM terbaik Indonesia pun sukses menduduki posisi teratas dengan poin satu.

Disusul IM Raghunandan Kaumandur Srihari dari India yang mengalahkan pecatur Indonesia Setyaki Azarya Jodi. Sedangkan GM Rustam Khusnutdinov dari Kazakhstan menaklukkan pecatur putri Indonesia WGM Aulia Medina Warda.

Sedangkan tiga pertandingan lainnya di bagian putra berakhir remis. Termasuk IM Priasmoro Novendra (2457) yang mampu menahan imbang GM Dmitry Kokarev. Pecatur asal Rusia ini memiliki elo rating tertinggi, 2609.

Turnamen ini selalu mengundang pecatur mumpuni dari Eropa maupun Asia. PB Percasi bersama JAPFA menghadirkan para grand master yang memiliki elo rating tinggi

Juara Bertahan

Di bagian putri Chelsie yang memiliki elo rating 2212 mengalahkan IM Milliet Sophie yang memiliki elo rating lebih tinggi, 2415. Sukses tersebut menjadikan Chelsie menduduki peringkat pertama.

Kemenangan juga diraih juara bertahan WGM Keti Tsatsalashvili (2356) yang sukses mengatasi perlawanan pecatur tuan rumah WFM Hanfin Zahra Chumaira Amelia. Sedangkan laga WFM Fisabilillah Ummi melawan pecatur Singapura WGM Gong Qianyun menjadi satu-satunya yang berakhir remis.

Turnamen catur yang didukung perusahaan agribisnis yang memiliki lini bisnis produksi ternak, budidaya perairan itu memakai sistem 1 round robin memperebutkan hadiah total 14.650 dolar AS atau lebih dari Rp209 juta. Juara pertama di bagian putra berhak atas hadiah 2000 dolar AS atau Rp28,5 juta. Sedangkan di bagian putri, juara pertama mendapatkan 1500 dolar AS atau Rp21,4 juta.

Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto menaruh harapan besar dengan penyelanggaraan turnamen ini. Menurut dia turnamen memberi kesempatan kepada pecatur Indonesia mendapatkan lawan tanding yang mumpuni.

“Turnamen ini selalu mengundang pecatur mumpuni dari Eropa maupun Asia. PB Percasi bersama JAPFA menghadirkan para grand master yang memiliki elo rating tinggi. Ini menjadi lawan tanding yang ideal bagi pecatur kita. Saya berharap dari turnamen ini pecatur Indonesia bisa meningkatkan elo rating,” ujar Utut.