Pengunduran diri Viola akhirnya direstui PT PSS. (Foto : ist)

Kepastian mundurnya Viola Kurniawati dari kursi CEO (Chief Executive Officer) PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) terjawab dari hasil RUPS PT PSS di Sleman, Yogyakarta, Jumat (31/08/2018) sore. Komisaris dan Pemegang Saham menerima pengunduran diri Viola yang menjadi CEO lewat RUPS PT PSS pada 18 Mei 2019.

Untuk menggantikan Viola, RUPS menunjuk jajaran direksi untuk menjalankan roda perusahaan hingga terpilihnya CEO yang baru.

“Ini tugas yang tidak ringan, tapi amanah ini harus dilaksanakan dengan sepenuh hati. Kami akan bekerja keras untuk melanjutkan apa yang sudah baik, memperbaiki kekurangan yang ada,” kata Direktur Operasional PT PSS, Yoni Arseto usai RUPS.

Selain itu Yoni yang juga mantan Ketua HIPMI cabang Sleman juga akan segera melakukan komunikasi dengan seluruh jajaran manajemen tim dan manajemen PT.

Yoni juga menyampaikan terima kasih kepada Viola atas tata kelola perusahaan, dan pencapaian prestasi selama ini. Selàma 3 bulan Viola telah membawa PSS ke arah trek positif baik dari sisi prestasi maupun pengembangan industri sepakbola.

Sementara itu, Viola mengatakan “Saya hanya ingin mengatakan, tiga bulan di Sleman merupakan saat yang menakjubkan.Terima kasih untuk sesempatan yang luar biasa yang diberikan oleh PSS kepada saya,”ujarnya.

Pengunduran diri Viola yang menjabat sebagai CEO PT PSS lewat RUPS di Sleman pada 18 Mei 2019 lalu itu dituangkannya dalam surat tertanggal 16 Agustus 2019. Dalam surat itu Viola menyatakan kesempatan yang diberikan oleh PT. PSS tersebut merupakan pengalaman kerja yang berharga bagi pengembangan karir dan masa depan selanjutnya

“Saya berharap PSS semakin sukses sebagai tim promosi, yang hasilnya hingga saat ini cukup membanggakan. Pencapaian ini, ditambah dengan luar biasanya dukungan dari suporter menjadikan PSS sebagai tim yang cantik.”

“Melihat beratnya beban bagi tim di Liga 1, sudah saatnya PSS membuka diri bagi investor untuk makin eksis dan berkembang,”tambah Viola yang belum memberitahu kemana ia akan berlabuh.*