OLENAS.ID – Kekalahan 1-3 dari tuan rumah Persewar Waropen dalam laga lanjutan Liga 2 di Stadion Cendrawasih, Biak, Senin (30/09/2019) sore makin memberatkan langkah PSIM.

Laskar Mataram harus mampu menyapu bersih laga kandang, dan nasibnya ke 8 besar tergantung hasil laga tim lainnya di Grup Timur.

Ironisnya, PSIM justeru unggul jumlah pemain dalam laga pekan ke-20 itu setelah di menit ke-41 tuan rumah harus bermain dengan 10 orang akibat Victor Pae terkena kartu merah. Saat itu kedudukan 2-1 untuk keunggulan Persewar.

Persewar yang bermain dengan penuh semangat membuka gol di melalui Toumahuw Yacob Ronald yang membukukan brace di menit ke-5 dan 21. PSIM membalas lewat striker legendaris, Cristian Gonzales di menit ke-14.

Unggul jumlah pemain, Laskar Mataram meningkatkan serangan di babak kedua untuk menyamakan kedudukan. Namun pertahanan Persewar begitu solid, berbanding terbalik dengan PSIM.

Justru tim tuan rumah mampu memperlebar keunggulan menjadi 3-1 melalui Boaz Isir pada menit ke-55. Boaz yang mengeksekusi tendangan bebas berhasil menjebol gawang PSIM yang dikawal oleh Ivan Febrianto.

Tersengat gol tersebut, pelatih PSIM Aji Santoso mencoba menambah daya gedor dengan melakukan pergantian pemain. Sayangnya tak banyak memberikan dampak yang diharapkan hingga peluit panjang ditiup oleh wasit Bardan asal Kalimantan Barat. Kedudukan tetap 3-1 untuk keunggulan Persewar.

PSIM pun harus menerima kenyataan pahit, turun peringkat ke posisi kelima klasemen sementara wilayah timur dengan 24 poin. Sementara tambahan tiga angka membuat Persewar langsung meringsek ke posisi ketiga klasemen dengan 25 poin. ***

Artikulli paraprakTimnas dan Tim IBL Uji Coba di Piala Raja Jogja
Artikulli tjetërLaga Ketat di Pembuka di Piala Raja Jogja