OLENAS.ID – Menyisakan dua laga kandang, dan tipisnya peluang lolos ke babak 8 besar Liga 2 2019, Aji Santoso mundur sebagai pelatih PSIM Yogyakarta. Ia mundur sehari setelah PSIM kalah 0-1 saat bertandang ke di Stadion Demang Lehman, Martapura.

“Setelah laga melawan Martapura FC kemarin, saya berdiskusi panjang dengan manajemen yang alot. Kemudian terjadi keputusan saya tidak melanjutkan kerjasama di PSIM,” ungkap Aji Santoso saat berbicara dengan pers di Yogyakarta, Rabu (9/10/2019) sore.

Bersama Laskar Mataram, Aji telah menjalani 14 pertandingan dengan torehan enam kemenangan dan delapan kekalahan. 

Aji bercerita keputusannya mundur ditentukan saat kekalahan di kandang Martapura FC. Gol tunggal tuan rumah yang dicetak oleh Erwin Gutawa melalui eksekusi penalti, membuat Aji kecewa berat.

Ia kecewa karena merasa timnya dicurangi. Aji mengatakan, tidak ada kontak pemainnya dengan pemain Martapura FC yang berujung pelanggaran. Hal lain yang membuatnya mengundurkan diri adalah Aji merasa gagal membawa PSIM lebih baik.

Saat menggantikan Vladimir Vujovic, Aji mengemban target membawa PSIM promosi ke Liga 1 musim depan. Namun, PSIM justru dalam situasi sulit dan peluangnya tipis untuk melangkah ke babak delapan besar Liga 2.

Dengan perolehan poin yang ada sekarang, dibutuhkan mukjizat agar bisa lolos ke fase berikutnya, dengan menyapu dua laga tersisa dan berharap tim lain terjungkal.

PSIM yang jadi tim bertaburan bintang sepertinya harus menelan pil pahit dengan kandasnya mimpi meraih tempat di Liga 1 musim mendatang. ***