Yevhen Bokhavilli merayakan golnya ke Kalteng Putra bersama KH Yudo.

OLENAS.ID – Meski tampil gigih saat bertandang ke markas PS Sleman, 18 Oktober 2019 lalu, dan hanya kalah tipis 0-1, ternyata gaji para pemain Kalteng Putra masih tertunggak selama dua bulan. Mereka pun mendatangi kantor Gubernur Kalimatan Selatang Tengah (Kalteng), Jumat (25/10/2019) mengadukan nasibnya.

Seperti dilansir dari Antara, kapten Kalteng Putra, Gede Sukadana menyatakan bahwa pengaduan itu dilakukan karena CEO Kalteng Putra, Agustiar Sabran dan Manajer Sigit Wido lepas tangan.

Soal keterlambatan gaji itu selama ini tak pernah dimunculkan oleh para pemain meski terjadi selama beberapa bulan, denga durasi telat 10-15 hari. Namun dua bulan terakhir ini gaji pemain belum diterima juga.

Rombongan pemain Laskar Isen Mulang itu kemudian diterima oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalteng, Falerry Tuwan.

“Kami sudah mengerti permasalahannya. Dalam waktu dekat kami akan segera mengomunikasikan permasalahan dan mencarikan solusi untuk tim kebanggaan masyarakat Kalteng ini,” kata Falerry.

Selain masalah pemain, ternyata honor pelatih Gomes de Oliveira juga belum dibayar. “Pelatih juga belum gajian, jadi dia tidak bisa memaksa kami untuk melakukan latihan karena nasibnya sama,” tambah Gede Sukadana yang didampingi oleh pemain lainnya seperti O.K. John, Fajar Handika, dan lain-lain. ***

Artikulli paraprakPS Sleman Gemilang, Tekuk Kalteng Putra 1-0
Artikulli tjetërLa Nyalla Tak Mau Ikuti Kongres PSSI 2 November 2019