PSS gagal revans, ditekuk 0-3 oleh PSIS (foto : ligaindonesia)

OLENAS.ID – Beberapa pemain tampil buruk dan waktu pemulihan yang kurang membuat PS Sleman harus menelan pil pahit, kalah 0-3 dari PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (02/11/2019) sore.

Hasil itu membuat PSS tidak mampu membalas kekalahan di putaran pertama (17/7/2019) lalu dengan skor 1-3. Kekalahan di tempat yang sama, yang menjadi kandang Super Elang Jawa.

“Beberapa pemain juga tampil di bawah performa, mungkin karena recovery yang mepet dan tentunya kelelahan,” jelas pelath PSS, Seto Nurdiyantoro dalam konperensi pers usai laga.

Menurut Seto, pertandingan berjalan menarik, saling menyerang. Tapi tidak mampunya pemain PSS mencetak gol membuat revans jadi gagal. “Tentu menjadi pelajaran penting bagi kami,” tambahnya.

Pelatih muda berusia 45 tahun itu menyoroti gol pertama PSIS yang berdampak pada mental bertanding di sisa waktu pertandingan. Gol di menit ke-21 itu hasil penalti akibat pelanggaran Jajang Sukmara kepada Claudir Marini Jr.

“Soal penalti tadi, seharusnya tidak perlu terjadi. Saya berikan pemahaman ke pemain soal mengapa bisa terjadi,” kata Seto. ***