OLENAS.ID – Akademi Sepakbola PSS tetap akan berjalan, seiring dengan komitmen PT Putra Sleman Sembada (PSS) untuk melakukan pembinaan pemain usia muda. Latihan tetap berlangsung, dengan para pemain yang akan menjadi embrio bagi regenerasi PS Sleman.

Hal itu dikemukakan oleh Direktur Akademi PSS, Guntur Cahyo Utomo dalam keterangannya di Sleman, Senin (18/11/2019). Akademi PSS ini terbentuk sejalan dengan berkiprahnya klub kebanggaan warga Sleman, Yogyakarta itu sebagai tim promosi di Liga 1 2019.

“Saat ini sebanyak 40 pemain dari kelompok usia 16, 18 dan 20 terus berlatih. Mereka merupakan embrio akademi ke depannya, dan secara perlahan akan bertambah dengan adanya seleksi nantinya,” kata Guntur.

Menurut mantan asisten pelatih timnas Indonesia U-19 itu, ada dua prioritas dari PSS dalam mengembangkan usia muda. Pertama, pembinaan melalui Elite Pro Academy (EPA) dengan jenjang kompetisi kelompok usia, serta kontuinitas pembinaan meski kompetisi Liga 1 2019 berakhir.

Saat ini, meski kelompok usia PSS tidak turut lagi dalam kompetisi EPA, terakhir PSS U20 menembus 8 Besar EPA U20, tapi bukan berarti para pemain tidak berlatih. Mereka terus berlatih sebagai embrio tim pada kompetisi musim depan.

Para pemain itu terdiri dari kelompok usia 16, 18 dan 20. Mereka telah selesai mengikuti kompetisi EPA Liga 1 2019.

Akademi PSS juga terus berbenah. Selain bersiap menyongsong kompetisi EPA musim depan, juga sedang memasuki fase penyelesaian dan perbaikan kurikulum sesuai standarisasi EPA. Para pelatih pun meningkatkan kemampuannya, sehingga pada musim mendatang minimal sudah mengantongi Lisensi B. Dalam kompetisi EPA 2019, syarat bagi pelatih adalah Lisensi C.

Adanya akademi PSS, tambah Guntur, adalah untuk regenerasi pemain. Ketika mereka berlatih dan berkompetisi secara rutin dengan kualitas tertentu, diharapkan akan muncul bibit pemain yang jumlahnya besar dan berkualitas.

“Kami memiliki target jangka panjang, yakni mempersiapkan pemain-pemain muda ini untuk masuk tim senior. Dua atau tiga tahun lagi, empat atau lima pemain bisa mengisi tim senior dengan syarat apabila akademi ini dikelola dengan baik,” ujarnya.

Pemain muda dari Akademi PSS yang bisa mengisi tim senior pada kompetisi Liga 1 2019 ini adalah striker PSS U18 yakni Saddam Emiruddin Gafar. Striker bertubuh jangkung itu mendapat promosi ke PS Sleman. Saddam pernah memperkuat Timnas Indonesia U19 dan diturunkan dalam pertandingan Grup A Piala AFF U-19, Agustus 2019 dan laga persahabatan menghadapi timnas China U19, Oktober 2019 lalu.

Selain itu, gelandang PSS U16, Dika Kuswardani juga terpilih sebagai salah satu pemain yang kini menjalani latihan di Inggris dan Italia dalam program Garuda Selection jilid 2***

Artikulli paraprakPSIS Kalahkan 1-0 Bali United di Magelang
Artikulli tjetërPersiraja, Sriwijaya, Persita dan Persik Kediri Berebut Promosi Liga 1