Arema saat hadapi Persija (foto : twitter Persija)

OLENAS.ID – Persija Jakarta harus puas berbagi angka dengan tuan rumah Arema FC setelah ditahan imbang 1-1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (23/11/2019). Penalti Arema membuat Persija geram, dan meminta PSSI mengistirahatkan wasit Ikhsan Prasetya Jati yang memimpin laga itu.

Kedua tim bermain agresif, namun peluang demi peluang yang didapat belum berhasil dituntaskan menjadi gol.

Macan Kemayoran mendapat hadiah penalti di menit ke-40 setelah Agil Munawar melanggar Riko Simanjuntak di dalam kotak penalti. Namun tendangan Marko Simic ke sisi kanan mampu ditepis oleh kiper Arema FC. Kurniawan Kartika Aji.

Memasuki babak kedua, setelah skor kacamata di babak pertama, peluang Persija didapat di menit ke-53. Sayangnya tendangan bebasnya masih melambung di atas gawang Singo Edan.

Simic akhirnya menebus kegagalannya mengeksekusi penalti. Berawal dari umpan crossing Novri Setiawan di menit ke-76, Simic yang lolos dari penjagaan Arthur Cunha menyundul bola ke sisi kiri gawang. Persija unggul 1-0.

Arema berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-87 setelah wasit menghadiahkan penalti. Wasit Ikhsan menganggap seorang pemain Persija Jakarta, antara Sandi Sute atau Ryuji Utomo, menyentuh bola dengan tangan. Makan Konate yang maju sebagai algojo mampu menuntaskan tugasnya dengan baik.

Setelah imbang, kedua tim tetap saling menyerang. Namun hingga perpanjangan waktu 5 menit usai, tak ada gol tambahan lagi. Arema dan Persija pun harus puas dengan berbagi satu poin.

Dalam tayangan ulang, tidak ada pemain Persija yang melakukan handball. Bola mengenai paha Santi Sute, lalu memantul ke pinggang Ryuji Utomo. Tangan Ryuji terlihat bergerak ke atas, namun itu refleks saja untuk menghindari tersentuh bola.

Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko menilai tak ada handball. Kalau pun ada, kejadian itu di luar kotak penalti. Ia juga menyoroti perpanjangan waktu yang sampai lima menit, padahal tidak banyak kejadian yang membuat pertandingan terhenti.

Ardhi meminta PSSI untuk mengambil langkah tegas dalam menindak kepemimpinan wasit Ikhsan. Caranya, dengan mengistirahatkan pengadil pertandingan asal Yogyakarta tersebut. ***