Kegembiraan Persiraja lolos ke Liga 1. (Foto : Radar Bali)

OLENAS.ID – Para pemain Persiraja Banda Aceh larut dalam kegembiraan dan keharuan setelah peluit panjang ditiup dalam final Liga 2 2019, Senin (25/11/2019) di Stadion I Wan Dipta, Gianyar, Bali. Mereka berhasil promosi ke Liga 1 setelah menang tipis 1-0 atas Sriwijaya FC.

Assanur “Torres” Rizal yang mencetak satu-satunya gol itu tak kuasa menahan tangisnya setelah wasit Sigit Budiyanto meniup peluitnya. Begitu juga Mukhlis Nakata tak kuasa membendung air matanya.

Babak kedua laga itu memang menguras emosi, penuh ketengangan bagi kedua tim. Wasit memberi tambahan waktu 6 menit, namun baru di menit ke-7 ia meniup peluitnya. Enam menit yang terasa lama bagi Persirajat, tapi singkat untuk Laskar Wong Kito.

Gol semata wayang Torres itu dicetak di menit ke-53. Berawal dari gerakan Defry Riski yang masuk ke kotak penalti Sriwiajya. Namun karena kontrol yang kurang baik saat berhadapan dengan kiper, bola terlepas. Beruntung bola mengarah ke Torres yang berdiri bebas, yang langsung mencocor bola ke gawang yang sudah kosong.

Saat waktu sudah lewat enam menit, dan wasit Sigit tidak kunjung menyudahi pertandingan, para pemain Persiraja makin tegang. Apalagi serangan Sriwijaya tak kunjung reda.

Begitu memasuki menit ke tujuh, dan wasit meniup peluitnya, para pemain dan ofisial Persiraja yang berada di bangku cadangan langsung berhamburan ke lapangan. Tim berjulukan Laskar Rencong itu berhasil naik kasta ke Liga 1 musim depan.

Keberhasilan Persiraja promosi ke Liga 1 merupakan buah dari perjuangan yang keras. Mereka terakhir kali berkompetisi di kasta tertinggi Indonesia pada IPL (Indonesia Premier League) 2011-2012. Kemudian pada Divisi Utama 2012-2013 dan 2014. Setelah satu musim tidak ada kompetisi, Persiraja kembali tampil di Liga 2 2017. ***