Yevhen mampu melewati hadangan dua pemain Badak Lampung. (foto : PSS)

OLENAS.ID – Setelah mengalami paceklik kemenangan selama sebulan, PS Sleman mampu mengakhirnya dengan membantai Perseru Badak Lampung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (3/12/2019) sore. Tak tanggung-tanggung, Badak Lampung yang baru mengalahkan Madura United 3-0 dibabat dengan 5-1.

Keharusan untuk meraih poin penuh, jika tidak ingin tersalip dan menghuni zona merah, membuat PSS langsung bermain agresif di awal babak pertama.

Melalui skema apik dari Wahyu Sukarta, Haris Tuharea dan Samuel Christianson, Super Elang Jawa mampu memetik gol pertama di menit ke-14. Umpan dari sisi kanan mampu dituntaskan oleh Yevhen Bokhasvili dengan sundulannya ke pojok kanan gawang Daryono.

Setelah unggul satu gol, barisan pertahanan PSS tampak agak lengah. Dua peluang berbahaya didapat Badak Lampung lewat Arthur Bonai dan Vinicius Vidal. Beruntung bola tendangan kedua pemain itu masih menyamping gawang meski kiper Ega Rizky sudah kehilangan langkah. 

Yevhen yang on fire kembali menggetarkan gawang Badak Lampung di menit ke-34. Lepas dari jebakan offside, mantan pemain timnas Ukraine U-20 itu mampu melewatadi hadangan Bojan Malisic dan Antony Paul Golek. Dengan akurat ia menempatkan bola ke sisi kiri gawang Daryono. PSS unggul 2-0.

Gol itu diprotes para pemain Badak Lampung kepada asisten wasit 1 Dedek Duha asal Sumatera Utara yang dinilai tak cermat. Namun wasit Annas Apriliandi tak menerima protes itu dan tetap mengesahkan gol. 

Usai turun minum, Badak Lampung berusaha mengurung PSS untuk membalas brace Yevhen. Namun, keasyikan menyerang harus dibayar mahal dengan gol dari Haris Tuharea di menit ke-52. Bojan Malisic melakukan kesalahan mengantisipasi, akibatnya Haris berdiri bebas, berhadapan dengan kiper Daryono, lalu menceploskan bola ke gawang.

Belum juga Badak Lampung membalas, pemain muda Ocvian Chanigio mampu merubah skor menjadi 4-0 di menit ke-56. Sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti memanfaatkan backpass KH Yudo tak bisa dibendung Daryono. 

Tak puas dengan empat gol itu, PSS yang tak berhenti menekan kembali mendulang gol lewat KH Yudo di menit ke-67. Pemain asal Malang ini seperti menemukan kembali ketajamannya dalam mencetak gol. Skor berubah menjadi 5-0.

Usai gol kelima itu, pemain kedua tim tampak kelelahan dan mengalami kram. Pertandingan sempat terhenti beberapa kali karena para pemain membutuhkan pertolongan tenaga medis.

PSS sendiri terlihat menurunkan tempo permainan, yang memberi peluang bagi Badak Lampung untuk terus menekan. Lewat pemain pengganti, Aulia Hidayat Badak Lampung mampu memberi balasan meski cuma satu gol di menit ke-76.

Setelah skor berubah jadi 5-1, pertandingan berjalan lamban akibat para pemain kelelahan. Tak lagi ada gol tercipta, PSS pun menang telak. ***