Flare dan Kembang Api di laga pamungkas PSS vs PS Tira Persikabo (foto : Gie)

OLENAS.ID – PS Sleman mengakhiri musim kompetisi Liga 1 2019 dengan manis. Pesta gol ke gawang tim tamu, PS Tira Persikabo dengan 5-2, Minggu (22/12/2019) sore di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Tak hanya itu, PSS juga memantapkan dirinya sebagai tim promosi yang bertengger di papan tengah. PSS duduk di posisi ke-8 klasemen akhir dengan 48 poin, dari 34 pertandingan 12 menang, 12 draw dan 10 kali menelan kekalahan.

PSS memang sudah aman untuk bertahan di Liga 1 musim depan dengan 45 poin dari 33 pertandingan. Namun pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro inginkan hasil lebih di laga tersisa agar tim berjuluk Super Elang Jawa itu mampu bertengger di papan tengah. Para pemainnya mampu mewujudkan itu dengan melibat PS Tira.

Skuat PSS langsung membuktikan keberingasannya sejak laga dimulai. Di menit ke-3 pada babak pertama, penyerang muda PSS, Irkham Zahrul Milla membuat suporter berjingkrak-jingkrak dengan gol cepatnya. Irkham yang baru memperkuat timnas U-23 memanfaatkan bola muntah umpan dari sisi kiri serangan yang mengenai pemain belakang PS Tira.

Gol cepat itu membuat PS Tira tersengat. Namun bukannya menyamakan kedudukan, tim yang baru berganti pelatih ini malah kebobolan untuk kali kedua di menit ke-32. Menerima umpan panjang dari garis yang gagal diantisipasi pemain lawan, Kushedya Hari Yudo tak kesulitan menaklukkan kiper Syahrul Trisna Fadillah.

Gol PSS terus lahir, kali ini di menit ke-38 yang dicetak oleh Ocvian Chanigio dari hasil umpan Irkham Milla.

Irkham Milla memberikan umpan dan Ocvian sukses mencetak gol.

Gol keempat tercipta pada menit ke-39 dan kembali Kushedya Heri Yudho yang membuatnya. Gol ini bermula dari tandukan Yevhen yang diblok kiper PS Tira, dan bola langsung disambar oleh Yudo dengan tendangan kerasnya.

Skor 4-0 untuk tuan rumah bertahan sampai jeda.

Memasuki babak kedua, PSS menurunkan tempo permainan. Strategi yang memberi peluang lawan untuk bangkit. Dua gol mampu diceploskan PS Tira, di menit ke-51 dan 88 yang diborong oleh bek asing Kushed Beknazarov .

Pertandingan itu sendiri sempat terhenti pada menit ke-74, saat suporter menyalakan flare dan kembang api. Akibatnya lapangan seperti tertutup kabut, yang membuat wasit menghentikan laga. Usai terhenti 15 menit pertandingan kembali dilanjutkan.

Sebanyak 25.000 penonton yang merupakan pendukung tuan rumah sudah tak sabar menanti akhir pertandingan, untuk berpesta merayakan kemenangan PSS. Sjir 4-2 sudah cukup untuk membuat bahagia suporter.

Namun rupanya masih ada tambahan satu gol lagi di perpanjangan waktu, tepatnya menit ke 90+3 lewat tendangan mendatar dari Asyarq Gufron.

PSS pun mengakhiri musim kompetisi 2019 dengan kegembiraan, sekaligus balas dendam atas kekalahan dari PS Tira pada 19 Agustus 2019 lalu 1-3.***

Artikulli paraprakYevhen Tunggu Laga Terakhir Untuk Keputusan Bertahan di PSS
Artikulli tjetërYevhen Pastikan Bertahan di PSS, Suasana Kekeluargaan Membuatnya Betah