Bank BPD DIY Bima Perkasa sukses menumbangkan Satria Muda Pertamina 58-66 di ajang. Indonesia Basketball League (IBL) di GOR Sahabat, Semarang, Minggu (12/2/2020), (Foto: iblindonesia.com)

OLENAS.ID Bank BPD DIY Bima Perkasa mengakhiri Seri I Indonesia Basketball League (IBL) dengan hasil memuaskan. Dalam laga di GOR Sahabat, Semarang, Minggu (12/2/2020), Bima Perkasa sukses menumbangkan Satria Muda Pertamina 58-66.

Kemenangan ini cukup melegakan karena Bima Perkasa setidaknya melakukan start tidak buruk. Setelah kalah dari Louvre Surabaya 71-81 di laga pembuka, Bima Perkasa akhirnya meraih kemenangan.

Dalam duel melawan Satria Muda, dua legiun asing Bima Perkasa, David Seagers dan Devin Giliggan mencatat double-double. Seagers membukukan 24 poin dan 12 rebound sekaligus menjadi top scorer dalam pertandingan. Sedangkan Giliggan mencetak 20 poin dan 10 rebound.

Kondisi fisik memang turun, tapi saya meminta harus berbalik lebih cepat. Saat tertinggal, kami malah main buru-buru

Menurut Nuke Tri Saputra, guard Bima Perkasa, kunci kemenangan atas Satria Muda tidak terlepas dari konsistensi. Tim berusaha tampil konsisten sejak kuarter pertama. Apalagi, mereka menghadapi salah satu lawan kuat di kompetisi.

“Ini kemenangan penting. Ini bisa diraih karena pelatih selalu mengingatkan kami agar fokus dan berusaha konsisten tiap kuarter. Kalau tidak fokus pasti berpengaruh pada tim. Itu saja kuncinya dari pelatih,” ujar Nuke usai pertandingan.

Bima Perkasa memang konsisten sejak kuarter pertama. Kombinasi Nuke, Frida Aris, Restu Dwi Purnomo, Seagers dan Giliggan mengantarkan satu-satunya wakil DIY di liga bola basket tertinggi tanah air itu menutup kuarter pertama dengan keunggulan 21-12. Satria Muda yang dimotori eks pemain tim nasional Avan Saputra bangkit di kuarter dua dan sukses memangkas selisih skor menjadi 30-27.

Laga memanas di kuarter tiga saat Seagers dan legiun asing Satria Muda, Gary Jacobs, terlibat trash talk diikuti double technical foul Seagers dan kapten Satria Muda Christian Gunawan. Panasnya laga tak membuat Bima Perkasa kehilangan fokus. Mereka tetap menjaga jarak dengan skor 44-40 di akhir kuarter tiga.

Satria Muda sempat membalikan skor 50-52 di kuarter empat. Namun Bank BPD DIY Bima Perkasa kembali ke trek berkat defense Frida Aris yang membuat kewalahan para legiun asing Satria Muda plus pergerakan Seagers. Hasilnya, Bima Perkasa mampu membalikkan keadaan dan menang 66-58.

Pelatih Raoul Miguel Hadinoto menuturkan tim sempat tertinggal karena fisik pemain mengalami penurunan. Mereka juga bermain terburu-buru. Dia pun menginstruksikan pemain untuk menurunkan tempo permainan.

“Kondisi fisik memang turun, tapi saya meminta harus berbalik lebih cepat. Saat tertinggal, kami malah main buru-buru. Saya ingatkan agar bermain lebih pelan. Pada dua menit terakhir, Seagers sudah kehabisan napas. Tetapi saya minta agar tidak lelah dan dia termotivasi,” ujar pelatih yang akrab disapa Eboss itu.

Di Seri I, Bima Perkasa tampil tanpa kapten Yanuar Dwi Priasmoro yang masih dalam penyembuhan cedera. Sedangkan Nuke Tri Saputra baru kembali dari masa pensiun ditambah masuknya Rayly Pratama. Situasi itu membuat performa tim belum maksimal. Apalagi saat menjalani laga perdana, tim menghadapi tekanan yang tinggi.

 “Kalau Yanuar dan Nuke sudah pulih, skor kami bakal besar. Minimal 13 dan 15 poin dari mereka. Saya berharap Yanuar sudah pulih pada Febuari. Saat ini kondisinya sudah 50 persen pulih,” katanya.