Sahabat Semarang dikalahkan Scorpio Jakarta 53-45 di turnamen pramusim Srikandi Cup 2020 di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru, (Minggu 12/1/2020), (Foto: istimewa)

OLENAS.ID – Faktor konsistensi menjadi problem Sahabat Semarang saat melakoni pertarungan di turnamen pramusim Srikandi Cup 2020. Di laga perdana melawan Scorpio Jakarta di GOR Gelanggang Remaja, Pekanbaru, (Minggu 12/1/2020), Sahabat harus mengakui keunggulan rivalnya, 53-45.

Sahabat Semarang sebenarnya menguasai permainan selama tiga kuarter awal. Namun konsistensi menjadi penyebab utama mereka kecolongan atas lawannya Scorpio, khususnya pada kuarter pamungkas.

Di turnamen pramusim ini, Sahabat diarsiteki Denny Sartika. Sementara, pelatih utama Xaverius Wiwid duduk sebagai asisten. Menurut Wiwid, sebenarnya pemain mereka sudah bermain cukup baik. Namun mereka kurang bisa menjaga konsistensi permainan sehingga harus mengakui keunggulan lawannya. Turnamen ini juga dijadikan bekal untuk mengasah pemain muda mereka sebelum mengarungi liga yang dimulai pada awal Februari 2020.

Dalam momen tertentu, pemain tampak panik sehingga melakukan banyak kesalahan. Pelajaran yang dipetik dari game ini adalah harus menjaga konsistensi terutama dalam hal bertahan

“Terus terang tiga kuarter awal sudah cukup bagus. Tetapi pemain saya kurang konsisten di kuarter akhir. Tapi ini bagus untuk mempraktekkan kemampuan dan menambah jam terbang pemain,” ucap Wiwid.

“Dalam momen tertentu, pemain tampak panik sehingga melakukan banyak kesalahan. Pelajaran yang dipetik dari game ini adalah harus menjaga konsistensi terutama dalam hal bertahan,” kata Dyah Lestari, kapten tim Sahabat Semarang menambahkan.

Di pertandingan itu, Dyah hanya mampu mencetak delapan poin. Sedangkan Sofiana Widiastuti tercatat sebagai pendulang poin terbanyak, yaitu 12, lima rebound dan masing-masing satu assist dan steal.*