Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (kanan) saat menyerahkan jersey Persik Kediri koleksi pribadi, kepada pemenang lelang Dhito Pramono di Balai Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (8/5/2020). (Foto: antaranews.com/HO-Pemkot Kediri).

OLENAS.ID – Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar melelang koleksi jersey Persik Kediri untuk membantu penanganan Covid-19. Dari lelang tersebut, jersey wali kota terjual Rp 5 juta. Dana hasil lelang itu langsung ditransfer ke rekening ‘Si Jamal’ (Sinergi Jaring Pengaman Sosial) yang digunakan penanganan pandemi virus corona di Kota Kediri.

Wali Kota menuturkan yang dilelang merupakan jersey ketiga Persik di kompetisi Liga 2/2019. Jersey dengan warna putih itu bertanda tangan ofisial dan pemain yang merupakan koleksi pribadi wali kota. Jersey itu terasa istimewa karena Persik tampil sebagai juara liga dan promosi ke Liga 1.  

Jersey dilelang melalui akun Instagram @abdullah_abe sejak 15 April 2020 dan berakhir pada 1 Mei 2020 pukul 19.00 WIB. Pemenang lelang dengan penawar tertinggi adalah Dhito Pramono dengan nominal Rp5 juta. Dhito sendiri tak lain putra dari Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Uang hasil lelangnya telah diserahkan pada ‘Si Jamal’ untuk jaring pengaman sosial warga terdampak pandemi corona

“Hari pertama lelang penawaran sudah Rp4,5 juta. Lalu beberapa hari kemudian mencapai Rp4,9 juta dan statis tidak bergerak hingga hari terakhir,” kata wali kota seperti dikutip antaranews.com di Kediri, Jumat (9/5/2020).

“Menjelang detik-detik penutupan lelang, sekitar satu menit sebelum pukul 19.00 WIB, Mas Dhito melakukan bidding untuk angka penawaran tertinggi Rp5 juta. Saya sempat kaget karena ternyata masih ada yang lebih tinggi dari penawar terakhir,” ujar Abu Bakar yang akrab disapa mas Abu itu.

Menurut dia uang hasil lelang tersebut ditransfer langsung oleh Dhito ke rekening Baznaz Kota Kediri, sebagai donasi penanganan Covid-19 melalui Si Jamal. Mas Abu juga mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang mengikuti lelang, termasuk Dhito Pramono.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak pada Mas Dhito telah ikut berpartisipasi dalam lelang amal ini. Uang hasil lelangnya telah diserahkan pada ‘Si Jamal’ untuk jaring pengaman sosial warga terdampak pandemi corona,” kata wali kota lagi.

Wali Kota sempat melakukan dialog dengan Dhito Pramono, yang ternyata menyukai dunia sepak bola. “Jadi ternyata kita sama-sama suka sepak bola. Mudah-mudahan kelak Mas Dhito bisa dukung Persik juga,” kata dia berharap.

Dhito Pramono sendiri mengaku bahagia bisa ikut dalam lelang jersey ini dan menjadi pemenangnya. Dia menuturkan mulai menyukai sepak bola nasional saat Persik menjadi juara liga musim 2006.  

“Terus terang saat Persik juara pada 2006, itu momentum saya suka sepak bola Indonesia. Karena itu ketika ada lelang ini plus hasilnya untuk donasi, saya tergerak untuk ikut. Alhamdulillah akhirnya saya bisa mengoleksi jersey Persik. Hasil donasi ini mudah-mudahan bermanfaat bagi warga yang terdampak Covid-19,” kata Dhito.

Selain jersey koleksi wali kota, sejumlah pemain Persik lainnya melakukan lelang koleksi jersey pribadi mereka. Mereka yang melakukan lelang, antara lain Fajar Setya, Septian Satria Bagaskara, hingga pelatih Johan Prasetyo.*