Skuat PSS saat berlatih. (Foto : Dok.PSS)

OLENAS.ID – PS Sleman menargetkan seluruh pilar tim sudah berkumpul minggu depan, termasuk pelatih Dejan Antonic. Selain Dejan yang masih di Hongkong, bek Aaron Evans juga masih Australia.

Keduanya masih tertahan di negaranya masing-masing karena persoalan sulitnya mengurus izin imigrasi untuk kembali ke Indonesia. Persoalannya tak berbeda yakni kebijakan bagi warga negara asing yang diperketat akibat pandemi Covid 19.

Manajer PSS, Danilo Fernando usai latihan PSS, Kamis (04/09/2020) mengatakan bahwa

Danilo menyebut, permasalahan ini muncul setelah kebijakan kepergian maupun kedatangan warga negara asing diperketat akibat pandemi Covid-19.

Coach Dejan dan Aaron Evans saat ini memang terkendala masalah visa. Karena selama pandemi Covid-19 ada perubahan kebijakan di kedutaan masing-masing negera,” ujar manajer PSS, Danilo Fernando, Rabu (2/9/2020).

“Untuk coach Dejan, dia menunggu proses dari Kedutaan Indonesia untuk mengurus perizinan di Hongkong. Sementara Aaron masih menunggu surat resmi dari klub soal perjanjian kontrak baru, supaya dia bisa mengurus di kedutaan di Australia,” ia menambahkan.

Danilo berharap, persoalan yang dihadapi Dejan dan Aaron bisa segera tuntas, sehingga keduanya bisa bergabung bersama tim untuk berlatih mempersiapkan tim menghadapi Liga 1 yang bergulir 1 Oktober 2020 mendatang.

PSS akan menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, yang menjadi partai pembuka kompetisi lanjutan Liga 1 2020 ini.

“Prosesnya memang sedikit terhambat,mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera selesai,” kata Danilo. ***

Artikulli paraprakBatata Memilih Bertahan Karena Bahagia Bersama PSS
Artikulli tjetërRenegosiasi Beres, Bonus Besar Menanti Para Pemain PSS