Pemain asing Madura United Bruno Matos di pertandingan Liga 1. (Foto: Liga-Indonesia.id)

OLENAS.ID – Tidak adanya kepastian kompetisi Liga 1 karena pandemi Covid-19 menjadikan Madura United terancam ditinggalkan pemain asing. Klub pun tak berani menjamin keempat pemain asingnya tetap bertahan di Indonesia.

Madura United masih memiliki empat pemain asing yakni Bruno Lopes, Jaimerson Xavier, Jacob Pepper, dan Bruno Matos. Mereka dipersiapkan saat tim kembali berlaga di Liga 1 yang rencananya dilanjutkan pada Februari 2021. Hanya kompetisi itu juga belum ada kepastian karena PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum mengantongi izin pertandingan.

Pelatih Rahmad Darmawan menuturkan mereka memang masih berseragam tim Sape Kerrab. Namun semuanya masih berpeluang hengkang mengikuti jejak pemain klub lain.

Pasalnya liga di negara-negara lain sudah jalan kembali

Mereka tentu mempertimbangkan bermain di negara lain yang tetap menggulirkan liga di tengah pandemi. Ini yang menjadikan Madura United dihadapkan dengan persoalan tak mudah dalam upaya mempertahankan pemain.

“Sajauh ini masih aman, tapi kami tidak bisa benar-benar memastikan [mereka bertahan di Madura United]. Pasalnya liga di negara-negara lain sudah jalan kembali,” kata pelatih Rahmad seperti dilansir antaranews.

Sebelumnya, Madura United kehilangan penyerang andalan mereka yakni Emanuel Oti Essigba karena tak mencapai kesepakan kontrak. Pemain naturalisasi Greg Nwokolo kemudian menyusul langkah Oti meninggalkan Madura United.

Untuk menggantikan Oti dan Greg, klub lantas merekrut pemain Brasil, Bruno Lopes. Namun baru bergabung beberapa pekan, Bruno pulang ke kampung halamannya dan bermain di liga domestik.

Madura United sempat gusar atas kelakuan Bruno. Namun beberapa waktu berselang Bruno melakukan klarifikasi bahwa dirinya gabung klub Brasil tersebut hanya bersifat sementara. Dirinya ingin menjaga kondisi kebugaran semata.

“Saya hanya bermain dua bulan. Ini juga untuk mengembalikan kondisi,” ujar dia.

Hingga saat ini manajemen masih menunggu jawaban dari PSSI dan PT LIB soal kelanjutan kompetisi. Mereka meminta agar federasi dan operator segera menuntaskan masalah perizinan dari pihak kepolisian.*

Artikulli paraprakBali United dan Persija Wakil Indonesia di Piala AFC 2021
Artikulli tjetërWinger PSS Tak Sabar Ikuti TC Timnas Indonesia Untuk SEA Games 2021