Bigman anyar Bank BPD DIY Bima Perkasa Galank Gunawan saat jalani latihan. (Foto: Instagram/bimaperkasajgj)

OLENAS.ID – Bintang basket nasional Galank Gunawan kembali ke Yogyakarta. Dirinya bergabung dengan Bank BPD DIY Bima Perkasa untuk kali kedua saat mengarungi kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2021. Lebih dari itu, Bima Perkasa pun memiliki alasan tersendiri saat mendatangkan salah satu bigman terbaik di pentas bola basket ini.

Kehadiran Galank Gunawan bakal menjadikan Bima Perkasa kian solid. Bagaimana tidak, dia merupakan andalan Satria Muda selama lima tahun. Dirinya memang sempat mampir ke Yogyakarta untuk memperkuat Bima Perkasa. Namun pemain berjuluk Raja Rebound ini hanya bermain selama satu musim kompetisi.

Meski demikian, dia tetap memberi kontribusi penting bagi tim. Galank membawa Bima Perkasa lolos ke fase playoff musim 2018/2019. Pemilik nomor punggung 66 itu juga membawa klub menduduki peringkat tiga turnamen pramusim Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019 sebelum hijrah ke Louvre Surabaya.

Galank Gunawan merupakan salah satu bigman yang direkrut. Rencananya ada satu lagi yang sudah sangat akrab di telinga fans dan akan diperkenalkan dalam waktu dekat

Setelah meninggalkan Yogyakarta, Bima Perkasa yang tengah meretas jalan meraih prestasi di kompetisi domestik pun membawa Galank Gunawan kembali. Bukan tanpa alasan bila klub memboyongnya.

Presiden klub dr. Edy Wibowo menuturkan Bima Perkasa membutuhkan bigman untuk menambah kedalaman skuat. Tak hanya Galank, Bima Perkasa merencanakan menambah bigman. Dengan demikian, klub bakal memiliki dua bigman saat menghadapi kompetisi.

Menurut dr. Edy ini dilakukan setelah pihaknya berdiskusi dan berkomunikasi dengan Kanca Bima (fans Bima Perkasa). Dari kritik dan saran fans, Bima Perkasa perlu mendatangkan bigman top untuk membenahi tim.

“Fans berharap ada bigman untuk memperdalam skuat. Kami tidak hanya mendatangkan satu, tapi dua bigman sekaligus,” kata dr. Edy di Yogyakarta, Selasa (22/12/2020).

“Galank Gunawan merupakan salah satu bigman yang direkrut. Rencananya ada satu lagi yang sudah sangat akrab di telinga fans dan akan diperkenalkan dalam waktu dekat,” kata sang dokter yang juga pendiri Bima Perkasa ini.

Galank sendiri menyambut gembira kembali bergabung dengan Bima Perkasa. Selain pulang ke Yogyakarta, dirinya mendapat kesempatan memperkuat klub yang berambisi meraih titel liga.

“Bermain untuk tim Yogyakarta itu selalu membanggakan buat saya. Alasannya hanya itu dan sekarang momentum yang sangat pas sekali buat saya pulang ke rumah,” kata Galank.

“Skuat yang sekarang menurut saya bisa tembus final four. Bila berjuang bersama saya optimistis kami bisa membuat kejutan. Target pribadi saya mau merasakan gelar juara lagi sebelum pensiun. Selama masih bisa main, saya akan kejar itu (gelar juara),” kata Galank menegaskan.

Galank memulai karier profesional di Satria Muda. Dia kemudian bergabung dengan Garuda Bandung (2013-2018). Galank sempat bergabung dengan Bima Perkasa dan musim lalu membela Louvre Surabaya.

Dirinya memastikan memberi 1000 persen kemampuan dan hatinya untuk membawa satu-satunya wakil Yogyakarta di liga tertinggi tanah air itu meraih prestasi musim ini. Apalagi kekuatan Bima Perkasa saat ini tak bisa dianggap remeh setelah mendatangkan Defensive Player Of The Year Indra Muhammad dan pemain berpengalaman Rachmad Febri Utomo.

Di bawah kepala pelatih David Singleton, para pemain lain seperti Azzaryan Pradhitya, Nuke Tri Saputra, Restu Dwi Purnomo, Ali Mustofa, Raylly Pratama, Reza Arfah, Tifan Eka Pradita, dan lain-lain makin matang.*