Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts. (Foto: antaranews.com)

OLENAS.ID – Persib Bandung berharap mendapat kepastian dari PSSI terkait kompetisi Liga 1. Pelatih Persib Robert Rene Alberts menuturkan Klub tak ingin kondisi ini dibiarkan berlarut-larut tanpa ada kejelasan karena ini berpengaruh pada berbagai aspek.

Pelatih Robert Rene Alberts menyentil PSSI dalam wawancara di saluran Youtube resmi Persib, Selasa (22/12/2020). Menurut dia klub-klub seperti dibiarkan terkatung-katung. Pasalnya tidak kepastian dari PSSI meski dinyatakan kompetisi dilaksanakan pada Februari 2021.

“Kami memang sudah mendengar bahwa kompetisi akan dimulai pada Februari 2021. Namun sampai sekarang kami belum mendapatkan konfirmasi,” ujar Robert seperti dikutip antaranews.

Dari sudut pandang keilmuan dan teknis, kita tidak mungkin bisa berharap pertandingan berkualitas setelah selama satu tahun tidak bermain

“Intinya kami ingin mendapat jawaban pasti. Di sini kami berbicara tentang ratusan bahkan mungkin hidup ribuan orang dengan harapan bahwa kompetisi akan dimulai,” kata eks pelatih PSM Makassar ini menambahkan.

Telat, PSSI Beri Informasi Liga pada Januari 2021

Menurut dia jika liga digelar pada Februari, paling tidak PSSI sudah memberi kepastian serta memberitahukan kepada klub-klub untuk melakukan persiapan pada Desember 2020.

Desakan pelatih asal Belanda ini tersebut bukan tanpa alasan. Bila PSSI baru mengumumkan kepastian liga pada Januari 2021, maka itu sudah sangat telat. Pasalnya tim hanya memiliki waktu satu bulan melakukan persiapan.

Bahkan untuk mendapatkan pemain asing bakal tidak mudah. Pemain yang berada di luar negeri tentu sulit datang dengan waktu singkat karena seluruh dunia dilanda pandemi Covid-19.

Persiapan juga tak akan maksimal karena pemain berlatih hanya beberapa pekan saja. Apalagi sudah 10 bulan tanpa kompetisi sehingga tidak bisa menjamin klub akan berlaga dengan penampilan terbaik.

“Dari sudut pandang keilmuan dan teknis, kita tidak mungkin bisa berharap pertandingan berkualitas setelah selama satu tahun tidak bermain,” ujar Roberts yang pernah membawa Arema Indonesia menjadi juara liga.

“Jadi jika mereka [PSSI] ingin menggelar kompetisi di bulan Februari tanpa memberi tahu di waktu yang tepat, kami tidak akan bisa mulai. Tanpa persiapan kami tidak akan bisa mulai,” kata dia lagi.

Di satu sisi, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengirimkan surat perizinan ke pihak kepolisian agar kompetisi bisa digelar pada Februari tahun depan. Namun hingga kini belum ada jawaban dari pihak kepolisian soal surat tersebut.

Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita berharap Polri bisa memberikan kejelasan karena banyak pelaku sepak bola Indonesia yang tengah menunggu kabar baik tersebut.

“Belum ada balasan, kemungkinan masih dipelajari oleh Polri,” kata dia.*

Artikulli paraprakAlasan Klub Bima Perkasa DIY Kembali Pulangkan Galank Gunawan
Artikulli tjetërLangsung Gercep, Persipura Lengkapi Persyaratan Piala AFC 2021