Suporter Slemania saat mengerjakan mural di Omah PSS. (Foto : Media Relations PSS)

OLENAS.ID – Semangat Super Elang Jawa diharapkan dapat diterapkan oleh PT Putra Sleman Sembada (PT PSS). Hal ini merupakan dukungan dan dorongan semangat menjadikan PS Sleman lebih baik prestasinya.

“Tema mural itu adalah Spirit of Super Elja, semangat yang harus dipahami dan ditanamkan setiap elemen di stadion agar bisa membawa PS Sleman ke prestasi yang lebih tinggi,” ujar Ketua Umum Slemania, salah satu komunitas suporter besar PSS, Rengga Dian Senjaya saat dihubungi di Sleman, 29 Desember 2020.

Mural itu sudah mewarnai kantor PT PSS yang disebut dengan Omah PSS. Mural itu menampilkan pemain sedang menggiring bola dan menendang, di tengahnya Elang Jawa terbang, memamerkan cakar dan paruhnya yang tajam. Sedangkan dalam siluhet, suporter menggemakan dukungannya

Omah PSS yang terletak di Jalan Randugowang, Palagan, Sleman dihiasi mural yang digarap oleh laskar Eastern Boys, juara kedua Lomba mural bertema “Bangkit Melawan Pandemi” yang diadakan pada 13-17 Desember 2020 lalu. Lomba itu merupakan rangkaian dari peringatan ulangtahun Slemania ke-20.

“Keinginan PT PSS memberi warna tersendiri di Omah PSS merupakan hal yang patut diapresiasi. Kami berharap semoga mural yang sudah ada menambah semangat teman-teman dari manajemen untuk membuat PSS menjadi lebih. Lebih dari itu, juga agar menerapkan Spirit of Super Elja,” tegas Rengga.

Omah PSS sendiri, seperti pernah dijelaskan oleh Direktur Keuangan PT PSS, Andy Wardhana lewat kanal Youtube PSS, bukanlah sekedar kantor. Lebih dari itu, Omah PSS menjadi  wadah bertemunya semua stakeholder Super Elang Jawa, dari jajaran direksi PT PSS hingga suporter.

“Dukungan suporter dengan membuat mural di Omah PSS merupakan penambah semangat bagi manajemen untuk bekerja lebih keras bagi kemajuan PSS. Ekspresi kreatif dari Slemania di bidang seni perlu didukung,”ujar Andy Wardhana. ***

Artikulli paraprakKompetisi Separuh Jalan, Pelatih Koeman Sudah Coret Barcelona dari Perburuan Gelar Liga
Artikulli tjetërDari Audisi Kancane PSS, Kreativitas dan Semangat yang Patut Diacungi Jempol