Akademi Cilo Sportivo Magelang membuka pendaftaran siswa baru. (Foto: Olenas.id/G. Susatyo)


OLENAS.ID – Akademi Sepak Bola Cilo Sportivo, Magelang, kembali melakukan penerimaan siswa baru. Pengelola sekaligus pelatih kepala akademi, Edy Prayitno memutuskan mulai membuka pendaftaran karena banyak permintaan dari pemain usia remaja yang ingin mendapat ilmu sepak bola yang baik dan benar untuk menjadi modal mengembangkan kemampuan menjadi pesepak bola profesional.

Akademi Cilo Sportivo sudah kembali menjalani latihan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat sejak pekan pertama Januari 2021. Sebelumnya, akademi ditutup untuk sementara waktu karena pandemi Covid-19.

“Situasi memang tak memungkinkan untuk dilakukan latihan. Sekolah formal mereka juga ditutup dan dilakukan secara daring atau online. Jadi aktivitas akademi dihentikan,” ucap Edy Prayitno di Magelang, Jumat (8/1/2021).

Bila jujur, maka pemain menjunjung tinggi sportivitas. Mereka juga tidak akan melakukan pencurian umur. Kejujuran sangat penting tidak hanya di sepak bola tetapi juga bidang lain

Kini, akademi sudah dibuka dengan protokol ketat. Para siswa pun sudah mulai berdatangan, terutama dari luar Kota Magelang. Saat tiba di akademi, menurut Edy, mereka harus menjalani pemeriksaan.

Seiring kembali menjalani latihan, akademi pun membuka pendaftaran siswa baru. Pelatih Edy permintaan yang tinggi dari orang tua atau siswa yang menjadikan akademi menerima mereka. Menurut dia pendaftaran pemain sudah dibuka sejak Senin lalu.

“Sebelumnya pendaftaran dibuka setiap hari. Namun dengan adanya pandemi, akademi tidak menerima pendaftaran karena tidak ada aktivitas. Kini, kami membuka kembali pendaftaran,” tutur eks pelatih PPLP Jawa Tengah yang telah memunculkan banyak pemain yang malang-melintang di kompetisi nasional ini.

Edy Prayitno, pengelola sekaligus pelatih kepala Akademi Sepak Bola Cilo Sportivo, Magelang. (Foto: Olenas.id/G. Susatyo)

Edy menuturkan biaya pendaftaran siswa baru sebesar Rp 560 ribu. Sedangkan iuran bulanan siswa sebesar Rp 1,3 juta. Ini sudah termasuk mes dan makan. Biaya itu memang terhitung tidak mahal bagi sebuah akademi yang telah melahirkan banyak pemain terbaik. Kini, mereka bermain di klub profesional, termasuk salah satunya Dave Mustaine.

Mengajarkan Kejujuran

Akademi Cilo Sportivo sangat menghargai dan mengajarkan kejujuran. Menurut Edy itu hal yang paling utama dalam mendidik pesepak bola muda.

“Bila jujur, maka pemain menjunjung tinggi sportivitas. Mereka juga tidak akan melakukan pencurian umur. Kejujuran sangat penting tidak hanya di sepak bola tetapi juga bidang lain,” kata Edy.

Pelatih yang membawa PPLP Jateng menjadi juara antarPPLP 3 kali berturut-turut, 2011, 2012, 2013 ini juga merencanakan membuka akademi di Klaten, Jawa Tengah. Dia menargetkan akademi sudah dibuka dalam beberapa bulan ke depan.*