bpd-papua-cairkan-dana-sponsor-ke-persipura-bila-kompetisi-dilanjutkan
Bank Papua akan mencairkan dana sponsor ke Persipura Jayapura bila kompetisi dilanjutkan. (Foto: antaranews.com)

OLENAS.ID – Bank Papua sebagai salah satu sponsor klub Persipura Jayapura menepis tudingan tidak membayarkan dana sponsorship. Dana sponsor dari bank itu tetap akan cair. Namun ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu kompetisi Lga 1 digulirkan. Ini berdasarkan kesepakatan dari kedua belah pihak.

Manajemen PT Bank Papua memberikan alasan mengapa tak mengucurkan sponsorship Persipura Jayapura yang tersisa senilai Rp5 miliar. Menurut Pemimpin Divisi Sekretaris PT Bank Papua, Erna M Kapisa pihaknya tetap berkomitmen mendukung dan menjadi sponsor Persipura di kompetisi.

Hanya saja adanya pandemi Covid-19 pada awal 2020 berakibat pemberhentian sejumlah kegiatan olahraga nasional. Termasuk Liga 1 2020 dihentikan sementara oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku penyelenggara. Hal itu berdampak pada Persipura dan Bank Papua sebagai sponsor klub.

Sebaliknya, apabila kompetisi Liga 1 dilanjutkan, maka Bank Papua akan segera memenuhi kewajiban sesuai isi PKS untuk pencairan dana sponsorship tahap II dan III

“Sampai saat ini pihak PSSI dan PT LIB belum memberikan kejelasan terkait kelanjutan Kompetisi Liga 1 Shopee tahun 2020,” ujar Erna di Jayapura, Senin (11/1/2021).

Dengan diberhentikannya sementara kompetisi Liga 1, kata Erna melanjutkan, maka Bank Papua belum bisa mencairkan dana sponsorship tahap ke II dan III. Hal ini sesuai dengan persyaratan pencairan dana sponsorship yang telah disepakati dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Bank Papua dan Persipura.

“Sebaliknya, apabila kompetisi Liga 1 dilanjutkan, maka Bank Papua akan segera memenuhi kewajiban sesuai isi PKS untuk pencairan dana sponsorship tahap II dan III,” kata dia.

Erna memaparkan isi pokok kerjasama antara pihaknya dengan Persipura Jayapura, yang disepakati bersama pada 28 Februari 2020 lalu. Antara lain, Bank Papua menyetujui menjadi sponsor utama Persipura dalam mengikuti Kompetisi Liga 1 Shopee tahun 2020 dengan menyediakan dana sebesar Rp 10 miliar, selama masa kompetisi tahun 2020.

Adapun pencairan dana sponsorship akan dilakukan secara bertahap. Tahap I sebesar Rp 5 miliar dilakukan pada saat kompetisi Liga 1 dimulai. Dana ini telah dikucurkan pada 5 Maret 2020 lalu.

“Pencairan tahap II sebesar Rp3,5 miliar akan dilakukan setelah kompetisi Liga 1 memasuki putaran kedua,” kata Erna.

Sementara, kucuran dana tahap III sebesar Rp1,5 akan miliar dilakukan apabila kompetisi memasuki tiga pertandingan terakhir.

Sebelumnya, manajemen Persipura menghentikan seluruh aktivitasnya dari dunia sepak bola, terhitung sejak Rabu (6/1/2021). Ini lantaran Bank Papua tak dapat membayarkan sisa kontrak sponsorship senilai Rp5 miliar. 

“Kami putuskan Persipura Jayapura hentikan seluruh aktivitas. Sulit bagi kami untuk terus membayar gaji pemain, pelatih dan seluruh ofisial. Hal ini karena Bank Papua sudah memastikan bahwa mereka tidak dapat membayarkan sisa kontrak yaitu 5 miliar, terhitung sejak kompetisi terhenti bulan Maret 2020 lalu,” ujar Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano.

Kata dia, manajemen Persipura sangat kaget dengan kepastian Bank Papua yang tak bersedia membayar sisa kontrak sponsorship. Padahal, Komisaris Utama Bank Papua kepada media sebelumnya menyatakan akan membayarkan kewajiban, termasuk dana untuk pembinaan pemain Persipura selama kompetisi belum bergulir. *