Striker Leicester City Jamie Vardy (kiri) mencetak gol ke gawang Liverpool yang kosong setelah kiper Allison lakukan blunder di pertandingan Liga Premier Inggris di Stadion King Power, Sabtu (13/2/2021). (Foto: olenas.id/thesun.co.uk)

OLENAS.ID – Liverpool kembali hancur. Dalam duel Liga Premier Inggris di Stadion King Power, Sabtu (13/2/2021), Liverpool dihajar tuan tumah Leicester City 3-1. Blunder yang kembali dilakukan kiper Alisson Becker pun menenggelamkan sang juara bertahan.

Harapan Liverpool mempertahankan dominasinya di Liga Inggris boleh dikatakan sudah pupus. Kekalahan dari Leicester menggagalkan upaya The Reds untuk memangkas jarak poin dengan pimpinan klasemen Manchester City.

Hasil pertandingan di pekan ke-24 ini menjadikan Liverpool tertahan di peringkat 4 dengan poin 40. Mereka sudah tertinggal 10 poin dari Man City. Dengan jarak poin yang cukup jauh, sulit bagi The Pool untuk kembali meraih titel liga. Bahkan pasukan Juergen Klopp sudah harus melupakan harapan mempertahankan gelar.

Posisi mereka memang di atas kami. Tetapi di lapangan, kami jelas mendominasi

Sebaliknya, Leicester sukses menggeser Manchester United dan naik ke peringkat dua dengan poin 46. Ini menjadikan The Foxes kembali membuka persaingan memperebutkan gelar juara liga.

Liverpool Unggul Dulu

Di laga itu, Liverpool sesungguhnya mengawali laga dengan baik meski harus bekerja keras menghadapi Leicester. Mereka unggul lebih dulu saat Mohamed Salah memecah kebuntuan pada menit ke-67. Salah mencetak gol setelah menyambut umpan menawan lewat tumit dari Roberto Firmino.

Namun setelah unggul, Liverpool justru menghadapi tekanan. Bahkan tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas James Maddison pada menit ke-81.

Puncaknya, Leicester berbalik unggul akibat blunder Alisson yang gagal berkomunikasi dengan Ozan Kabak, bek tengah rekrutan Liverpool yang melakoni debut. Keduanya sama-sama berusaha mengantisipasi umpan jauh Youri Tielemans.

Kiper Liverpool Alisson Becker (kiri) kecewa setelah lakukan blunder di pertandingan Liga Premier Inggris melawan Leicester City di Stadion King Power, Sabtu (13/2/2021). (Foto: olenas.id/thesun.co.uk)

Bukannya melakukan penyelamatan, bola malah jatuh ke hadapan striker Jamie Vardy. Dia pun tinggal menceploskann bola ke gawang yang kosong di menit 81.

Liverpool yang sudah berantakan kian dibenamkan lewat gol Wilfred Ndidi yang menyelesaikan umpan Harvey Barnes menit 85. Leicester pun mengakhiri laga dengan keunggulan 3-1.

Klopp Kecewa

Manajer Klopp mengaku kecewa dengan kekalahan itu. Menurut pria asal Jerman ini gol kedua Leicester memang disebabkan kesalahpahaman dua pemainnya.

“Pertandingan berjalan menarik, tetapi mereka memaksa kami kebobolan dua gol mudah. Posisi mereka memang di atas kami. Tetapi di lapangan, kami jelas mendominasi,” kata Klopp seperti dikutip The Sun.

“Kami kebobolan saat kami dalam situasi kesulitan mencetak satu gol. Gol kedua mereka juga adanya kesalahpahaman,” ujar eks pelatih Borussia Dortmund ini.

Sementara, manajer Leicester Brendan Rodgers merasa bangga pada tim asuhannya. “Saya bangga pada mereka. Saat jeda, saya meminta pemain untuk lebih agresif. Dan ternyata mereka mampu melakukannya,” tutur mantan manajer Liverpool ini.*

Artikulli paraprakBek Persija Eks Juventus Rindu The Jakmania
Artikulli tjetërSambut Piala Menpora, Bhayangkara Solo FC Segera Panggil Pemain