Pemain AC Milan merayakan gol di laga melawan AS Roma di Liga Italia di Stadion Olimpico, Senin (1/3/2021) dini hari WIB. (Foto: Olenas.id/Twitter/acmilan)

OLENAS.ID – AC Milan menjaga jarak poin dengan Inter Milan setelah mengalahkan AS Roma 2-1 dalam big match Serie A Italia di Stadion Olimpico, Senin (1/3/2021) dini hari WIB. Kemenangan yang menjadikan Milan kembali ke jalur juara dan membayangi Inter dalam persaingan memperebutkan Scudetto.

Raihan tiga poin yang penting bagi Milan. Apalagi, kemenangan atas Roma diraih di kandang lawan. Ini menjadi berarti karena Zlatan Ibrahimovic dkk datang ke ibu kota Italia dengan rekor pertandingan yang tak memuaskan.

Bagaimana tidak, Milan menelan dua kekalahan berturut-turut di Liga Italia. Bahkan di laga terakhir di kandang sendiri, mereka dihancurkan Inter 3-0 dalam Derby della Madonnina. Kekalahan itu mengukuhkan Inter di puncak klasemen sekaligus menjauh dari kejaran Rossoneri.

Ini pertandingan dengan tempo dan intensitas tinggi. Permainan yang memang kami ingin mainkan

Tak hanya itu, Roma yang menjadi lawan Milan berikutnya justru memiliki rekor kandang cemerlang. Mereka tak pernah kalah di laga home. Roma yang menduduki peringkat lima juga berharap bisa melompat ke posisi lebih tinggi dengan menggeser Juventus yang menduduki peringkat tiga.

Namun Milan yang berstatus underdogs justru mampu membalikkan keadaan. Pelatih Stefano Pioli menunjukkan kepuasannya karena tim mampu bermain dengan tempo dan intensitas tinggi.

“Saya katakan kepada tim bahwa dua hasil negatif tidak membuat kami kehilangan kepercayaan yang sudah dibangun bersama selama bertahun-tahun. Kami sesungguhnya berharap hasil bagus pada dua pekan sebelumnya. Namun kenyataannya tidak sesuai harapan. Meski demikian, ini memberi kami motivasi lebih,” ujar Pioli seperti dikutip Football Italia.

“Di babak pertama kami bermain luar biasa dan seharusnya mencetak lebih banyak gol. Ini pertandingan dengan tempo dan intensitas tinggi. Permainan yang memang kami ingin mainkan,” ucap dia lagi.

Penalti Franck Kessie

Kemenangan Milan dibuka lewat penalti Franck Kessie menjelang akhir babak pertama. Penalti diberikan setelah Federico Fazio melakukan pelanggaran terhadap Davide Calabria.

Namun keunggulan juara Liga Champions tujuh kali ini tak bertahan lama saat laga memasuki babak kedua. Tuan rumah menyamakan skor melalui Jordan Veretout di menit 50.

Milan dengan cepat pula membalikkan keadaan. Mereka kembali unggul setelah striker Ante Rebic mencetak gol di menit 58. Skor 2-1 untuk Milan bertahan sampai akhir laga.

“Tidak mudah menghadapi tim kuat seperti Roma. Jadi bisa saja kami kebobolan. Tetapi pemain pantas mendapat pujian,” ucap Pioli lagi yang menyebut bahwa timnya masih muda. Ini yang menjadikan Milan kehilangan konsistensi seperti saat dikalahkan Spezia dan Inter.

“Kami merupakan tim muda. Saya pun tak lupa bila kami termasuk skuat termuda di Serie A. Saat melawan Spezia dan Inter, kami juga tak menunjukkan permainan kami,” tutur eks pelatih Fiorentina ini.*