Batata saat berlatih. (Foto : Dok. PSS)

OLENAS.ID – Tidak diperpanjang kontrak Guilherme Felipe de Castro, akrab dipanggil Batata (28) di PS Sleman untuk kompetisi musim 2021 bukan soal teknis atau bisnis. Hal itu semata karena tidak adanya titik temu dalam masalah prinsip dan filosofi.

“Soal sepakbola ada bisnis, memang tepat pernyataan itu.  Sepakbola dari dulu adalah industri. Tapi ini tidak ada sama sekali hubungannya dengan tidak lanjutnya Batata. Sejak renegosiasi di Oktober, dia sudah cari jalan untuk keluar dari PSS,”tegas Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Marco Gracia Paulo di Jakarta, Sabtu (6/3/2021).

Batata, lanjut Marco, merupakan seorang pemain yang loyal dan berdedikasi tinggi.Sayangnya tidak bertemu dalam masalah prinsip dan filosofi, sehingga tidak bisa berlanjut bersama di PS Sleman.

“Pertimbangan tidak lagi diperpanjang kontrak seorang pemain tentu menyangkut masalah teknis. Namun khusus Batata, lebih kepada masalah prinsip dan filosofi. Itu yang akhirnya tidak bisa membuatnya lanjut,” kata Marco.

Menurut Marco yang mantan Deputy Sekjen PSSI, Batata paling paham masalah itu. PSS respek. Dalam sepakbola semua adalah keluarga. PSS mendoakan yang terbaik untuk Batata, dan yakin dia akan dapat kontrak yang baik dan sukses di perjalanan berikutnya. 


Gabung PSS sejak 2019, Batata mencatatkan 30 penampilan dengan torehan 2 asis di Liga 1. **

Artikulli paraprakPersib Bandung Bersiap Untuk Liga 1 2021 Bukan Piala Menpora
Artikulli tjetërPengundian Grup Piala Menpora Dilakukan 8 Maret 2021