Barcelona disingkirkan Paris Saint-Germain di Liga Champions, masa depan kapten Lionel Messi (kiri) jadi teka-teki. (Foto: marca.com)

OLENAS.ID – Barcelona tersingkir di Liga Champions. Ini untuk kali pertama sejak musim 2006-07, Barca gagal lolos di babak 16 besar atau fase pertama babak knockout usai bermain imbang 1-1 melawan Paris Saint-Germain di laga ke-2 di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (11/3/2021) dini hari WIB. Bagaimana nasib kapten Lionel Messi setelah Barca tersingkir? Pelatih Ronaldo Koeman optimistis sang legenda masih akan bertahan di Camp Nou.

Barca yang harus mencetak 4 gol tanpa balas tak berdaya saat menghadapi PSG. Kekalahan telak 4-1 laga pertama di kandang sendiri memang menyulitkan Blaugrana untuk bangkit.

Bertumpu pada Messi seorang, raksasa La Liga Spanyol akhirnya tak berkutik. Apalagi, Barca tertinggal lebih dulu saat Kylian Mbappe mencetak gol dari titik penalti di menit 30. Penalti diberikan setelah striker Mauro Icardi dilanggar bek Clement Lenglet.

Kami seharusnya meraih hasil lebih baik. Paling tidak kami bisa unggul 2-1 di babak pertama. Bila itu yang terjadi, kami akan membuat perbedaan

Gol itu mengantarkan Mbappe menjadi pemain termuda yang mencapai 25 gol di Liga Champions sepanjang masa dalam usia 22 tahun 80 hari. Bintang tim nasional Prancis ini menggeser Messi yang sebelumnya menggenggam rekor tersebut di usia 22 tahun dan 286 hari.

Barca memang dengan cepat menyamakan kedudukan. Messi sukses membobol gawang PSG di menit 37. Bahkan tim tamu berpeluang membalikkan keadaan saat mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran terhadap striker Antoine Griezmann menjelang akhir babak pertama. Namun Messi membuang peluang tersebut karena eksekusinya bisa digagalkan kiper Keylor Navas.

Meski gagal unggul, namun Barca tak menyerah. Mereka tetap bermain terbuka untuk mengejar defisit gol. Menurut Marca, pasukan Ronald Koeman tetap fight sampai akhir. Hanya, kiper Navas yang sebelumnya bermain di Real Madrid menunjukkan performa terbaik dan melakukan sejumlah penyelematan. Skor akhir pun tetap 1-1.

Hasil itu menjadikan Barca tersingkir di Liga Champions. Meski demikian Koeman tetap puas dengan penampilan tim. Tampil dengan wajah baru karena menurunkan pemain muda, Barca mampu menunjukkan permainan terbaik.

Koeman pun yakin dengan tim baru Barca, Messi tetap bertahan. Masa depan kapten timnas Argentina ini memang menjadi teka-teki. Setelah gagal hengkang ke Manchester City karena dia dinyatakan masih terikat kontrak dengan Barca, Messi  dikabarkan tetap ingin meninggalkan Camp Nou di akhir musim ini. Pasalnya kontrak dia akan berakhir pada 30 Juni 2021.

Joan Laporta Bakal Urungkan Messi Pergi

Tidak hanya dengan wajah baru Barca tetapi terpilihnya Joan Laporta sebagai presiden klub bakal mengurungkan Messi untuk pergi. Laporta pernah sukses memimpin Barca dan dia diyakini bakal kembali mengangkat klub setelah kembali menjadi presiden.

“Secara umum Leo melihat tim makin membaik. Kami melakukan perubahan dengan membawa pemain muda. Messi pun tak meragukan masa depan tim ini,” ucap Koeman.

“Kami memang tersingkir. Namun kami tak kecewa. Kami sesungguhnya punya peluang menyulitkan lawan. Kami bermain bagus di babak pertama. Kami lebih superior dan bermain dengan semangat tinggi. Kami seharusnya meraih hasil lebih baik. Paling tidak kami bisa unggul 2-1 di babak pertama. Bila itu yang terjadi, kami akan membuat perbedaan,” kata eks pelatih timnas Belanda ini.

Menurut Koeman tim seharusnya lebih tajam di pertandingan tersebut. Mereka memiliki banyak peluang, tetapi hanya satu gol yang tercipta di laga itu.

“Kami seharusnya lebih tajam. Ini perbedaannya. Saat di Camp Nou, kami hanya punya sedikit peluang dan mereka [PSG] mencetak lebih banyak gol,” tutur Koeman lagi.

Gagal di Liga Champions, kini Barca fokus di La Liga. Saat ini, Los Cules menduduki peringkat dua dengan poin 56. Terpaut 6 poin dari Atletico Madrid yang bertengger di puncak klasemen. Sedangkan Madrid yang berada di peringkat tiga mengantongi poin 54.*

Artikulli paraprakDi Grup Berat Piala Menpora, Ini yang Dilakukan PSIS Semarang
Artikulli tjetërPSS Persiapan Singkat, Irfan Bachdim Tetap Optimistis Hadapi Piala Menpora