Kapten Italia Giorgio Chiellini diragukan tampil melawan Austria di babak 16 besar Euro 2020. (Foto: Olenas.id/Football-Italia.net)

OLENAS.ID – Italia terancam tidak diperkuat kapten Giorgio Chiellini saat menghadapi Austria di babak 16 besar Euro 2020. Chiellini diragukan pulih dari cedera paha sehingga diperkirakan absen dalam duel yang digelar di Stadion Wembley, Inggris, Minggu (27/6/2021) dini hari WIB.

Italia meluncur ke babak knockout dengan membawa sejumlah problem. Cedera yang dialami para pemain pilar memaksa pelatih Roberto Mancini memutar otak menyiapkan skuat terbaik di laga melawan Austria.

Chiellini yang menjadi andalan di sektor pertahanan mengalami cedera saat Italia menang 3-0 atas Swiss. Akibat cederanya, kapten Juventus ini sudah tak dimainkan Mancini di laga terakhir Gli Azzurri melawan Wales.

Di fase ini, tidak ada lawan yang gampang. Kami tahu itu

Di laga itu, Italia menang 1-0 yang membawa mereka menjadi juara Grup A dengan rekor sempurna. Italia selalu mencetak kemenangan dan tak pernah kebobolan selama penyisihan grup.

Bekerja Keras

Kini, The Blues bakal bekerja ekstrakeras di babak knockout karena kehilangan beberapa pemainnya. Chiellini memang mulai membaik. Namun bek tengah berusia 36 ini, seperti dilansir Sky Sport Italia, diragukan tampil melawan Austria.

Ini yang menjadikan Mancini memilih mengistirahatkan Francesco Acerbi di laga melawan Wales. Dia disiapkan menggantikan posisi Chiellini dalam duel memperebutkan tiket ke perempat final itu.

Mancini tidak hanya kehilangan Chiellini, tetapi juga bek Alessandro Florenzi. Repotnya, Giovanni Di Lorenzo yang biasa menggantikan Florenzi turut mengalami cedera. Meski kondisinya dari cedera betis kanan sudah membaik, namun bek Napoli ini belum sepenuhnya fit untuk menghadapi Austria.

Austria sendiri bukan lawan ringan bagi juara Piala Eropa 1968 ini. Pelatih Franco Foda menyatakan Austria tak silau dengan rekor tak terkalahkan Italia selama 30 laga terakhir. Dirinya bahkan yakin bakal menjadi tim pertama yang menghentikan rekor gemilang Italia.

“Di fase ini, tidak ada lawan yang gampang. Kami tahu itu,” kata Foda kepada Euro2020.com.

“Italia tak pernah kalah, tetapi akan tiba saatnya mereka kembali mengalami kekalahan,” ujar pelatih asal Jerman ini.*