Kapten timnas Portugal Cristiano Ronaldo dibayangi pemain Prancis. Kedua tim lolos ke 16 besar Euro 2020 setelah imbang 2-2. (Foto: Olenas.id/Twitter/EURO2020)

OLENAS.ID – Portugal akhirnya lolos ke 16 besar Euro 2020 meski sempat dibantai Jerman 4-2 di pertandingan Grup F. Hasil imbang 2-2 melawan Prancis di laga terakhir grup tidak hanya meloloskan sang juara bertahan tetapi juga Prancis. Begitu pula tim kuat Jerman melaju ke babak knockout. Mereka bisa sukses melewati grup neraka.

Tim-tim unggulan di Grup F memang harus berjibaku dan saling jegal di babak penyisihan. Grup itu pantas disebut grup maut karena bercokol tiga juara Piala Eropa Termasuk Portugal yang sukses memenanginya setelah mengalahkan Prancis.

Kini, kedua tim kembali bertemu di laga pamungkas grup di Budapest, Kamis (24/6/2021) malam WIB. Hasilnya, mereka bermain imbang 2-2. Prancis pun lolos sebagai juara grup. Sementara, Portugal mengikuti jejak rivalnya setelah menduduki peringkat pertama peringkat tiga terbaik.

Kapten timnas Portugal Cristiano Ronaldo (kiri) menyapa striker Prancis Karim Benzema usai laga di Euro 2020 yang berakhir imbang 2-2. Keduanya pernah bermain bersama di Real Madrid. (Foto: Olenas.id/Twitter/EURO2020)

Semua gol di pertandingan itu tidak terlepas dari keputusan wasit Antonio Miguel Mateu Lahoz dan VAR, yang menghasilkan tiga penalti. Portugal mendapat dua penalti yang berhasil dikonversi Cristiano Ronaldo. Sedangkan Prancis menerima hadiah penalti yang dieksekusi Karim Benzema.

Ini pertandingan yang berbeda dibandingkan saat melawan Jerman. Kami tampil dengan penuh kekuatan, konsisten dan semangat tinggi

Penyerang veteran Real Madrid ini juga mencetak satu gol yang kemudian disahkan VAR setelah sempat dianulir hakim garis. Dirinya pun untuk kali pertama mencetak dua gol di Euro.

“Saya sesungguhnya tak pernah ragu. Dan, saya tahu bila Prancis menaruh harapan pada saya. Tentu saya senang bisa mencetak gol dan bersama yang lain tampil sebagai penyelamat,” kata Benzema seperti dikutip uefa.com.

Sementara, pelatih Portugal Fernando Santos mengaku puas dengan penampilan tim. Menurut dia Portugal tampil beda dibandingkan saat menghadapi Jerman.

“Ini pertandingan yang berbeda dibandingkan saat melawan Jerman. Kami tampil dengan penuh kekuatan, konsisten dan semangat tinggi,” ucap Santos.

“Kami juga makin berkembang. Di babak kedua, penampilan tim sempat menurun. Namun kami mampu bangkit,” kata dia lagi

Berbarengan dengan hasil tersebut di Munich, Jerman nyaris jadi korban kejutan Hongaria karena tertinggal 1-2 dari tamunya itu hingga memasuki 10 menit akhir pertandingan. Pada menit ke-74 Leon Goretzka menjadi pahlawan Jerman, menyamakan kedudukan 2-2 yang bertahan hingga akhir, memastikan langkah tim besutan Joachim Loew ke babak 16 besar.

Hasil itu menjadikan Jerman sebagai runners-up grup. Mereka unggul head-to-head atas Portugal meski sama-sama mengoleksi empat poin. Portugal sendiri berpeluang mengulangi skenario serupa lima tahun silam ketika lolos dari fase grup sebagai peringkat ketiga dan berakhir menjadi juara turnamen.*

Artikulli paraprakSpanyol Cetak Rekor Saat ke 16 Besar, Busquets: Berikutnya Runners-Up PD 2018
Artikulli tjetërFabiano Beltrame Akhiri Kontraknya di PSS Lebih Awal