Fabiano saat berlatih dengan PSS. (foto : Dok.PSS)

OLENAS.ID – PS Sleman kehilangan satu pemain belakangnya, Fabiano Da Rossa Beltrame yang mengakhiri kontraknya lebih awal. Alasan Fabiano adalah pertimbangan terkait keluarga.

“Proses pengakhiran kontrak itu sudah berjalan cukup lama, sekitar lebih dari satu bulan. Alasan yang disampaikan adalah pertimbangan terkait keluarga,” ujar Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Marco Gracia Paulo di Jakarta, Jumat (25/06/21).

Fabiano sudah bergabung dan memperkuat PSS di ajang turnamen pramusim Piala Menpora 2021 pada Maret-April 2021 lalu. Dalam turnamen itu PSS berhasil merebut juara ketiga.

Setelah berakhirnya turnamen, nama Fabiano dikaitkan dengan Persis Solo. Meski begitu, belum ada pernyataan dari Persis Solo tentang hal itu hingga kini.

Menurut Dirut PT PSS, Marco Gracia Paulo, keputusan Fabiano itu bukan hal mudah bagi manajemen PSS. Banyak pertimbangan yang harus dipikirkan sampai akhirnya muncullah keputusan tersebut.

“Jelas kami kecewa karena Fabiano adalah bagian dari rencana jangka menengah PSS. Tentunya kami punya alasan tersendiri untuk memilih Fabiano saat itu,” ujar Marco.

Meski begitu, PSS juga mempertimbangkan berbagai hal sehingga tidak bisa menahan keinginan Fabiano yang mantan pemain Persib Bandung itu untuk menyudahi kontraknya lebih awal.

Fabiano sendiri sudah lama tidak terlihat dalam latihan bersama para pemain PSS, termasuk juga di pusat pelatihan di Cikarang, Jawa Barat. Hal ini membuat PSS mengirimkan surat ke Fabiano yang masih berada di negara asalnya, Brazil.

Keputusan yang diambil mengharuskan Fabiano untuk tetap melaksanakan tanggung jawab kepada klub dengan memberikan ganti rugi sesuai dengan ketentuan yang ada dalam kontrak.

“Karena dia tidak mengikuti latihan seperti pemain lainnya, makanya dia pun wajib bertanggung jawab atas hal itu. Begitu juga saat dia mengakhiri kerjasama lebih awal. Fabiano pun akan segera memenuhi ketentuan tersebut sesuai dengan kontraknya,” tegas Marco. ***

Artikulli paraprakPortugal, Prancis, dan Jerman, Sukses Lewati Grup Neraka Euro 2020
Artikulli tjetërTidak Cukup Punya Nama Besar dan Hanya Puas Sudah Masuk PSS