PSS Saat Hadapi AHHA PS Pati FC, Sabtu (26/06/21). Foto : PSS

OLENAS.ID – Pernyataan keras disampaikan oleh pelatih PS Sleman, Dejan Antonic terhadap pemainnya. Hanya pemain yang bekerja keras yang bisa bermain di PSS.

“Kalau ada yang berpikir yang penting punya nama besar atau hanya puas ketika sudah masuk ke PSS, itu tidaklah cukup,” tegas Dejan Antonic di Sleman, Sasbtu (26/06/21).

Komentar Dejan itu tak lepas dari hasil uji coba PSS menghadapi AHHA PS Pati FC di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (26/06/21) pagi, yang berakhir dengan kekalahan 1-2. Hasil itu mendapat kecaman dari suporter di media sosial.

“Tadi dalam pertandingan uji coba bisa dibilang ada yang tampil bagus dan juga tidak. Dari babak pertama, 60 menit awal tim pertama main bagus sekali, masuk satu gol dan punya banyak kesempatan. Hanya pemain yang kerja keras yang bisa main di tim saya. Tapi di 30 menit terakhir saya cuma lihat beberapa pemain yang benar-benar bekerja bagus sekali dan bisa masuk kompetensi untuk tim,” jelas Dejan.

PSS sempat memimpin lewat gol yang dicetak oleh Irkham Mila di babak pertama. Namun dua gol dari AHHA PS Pati FC harus membuat PSS menelan kekalahan.

Dejan menambahkan, ia tim pelatih dapat memetakan mana pemain yang memang sudah siap untuk diturunkan di Liga 1 nanti, mana yang tidak siap dan mana pemain yang harus lebih bekerja keras lagi untuk tim.

PSS menurunkan dua tim berbeda di laga uji tanding tadi. Di babak pertama, Dejan memainkan Ega Rizky, Bagus Nirwanto, Asyraq Gufron, Mario Maslac, Derry Rachman, (Samsul Arifin), Kim Jeffrey Kurniawan, Wahyu Sukarta, Misbakus Solikin, Irkham Mila, Irfan Jaya dan Arsyad Yusgiantoro.

Pergantian tim terjadi di babak kedua. Dalam 60 menit tersebut, Super Elja memainkan Miswar Saputra, Arthur Irawan, Fandri Imbiri, Aaron Evans, Samsul Arifin, Dendi Agustan, Fitra Ridwan, Ocvian Chanigio, Irfan Bachdim, Jepri Kurniawan dan Rafi Angga.***

Artikulli paraprakFabiano Beltrame Akhiri Kontraknya di PSS Lebih Awal
Artikulli tjetërMasa Depan Gervonta Davis Bisa Terkendala Tingkahnya