Direktur Teknik PSSI sekaligus mantan pelatih timnas U-19 Indra Sjafri (tengah) bersama pengelola Mataram Utama FC. (Foto: Olenas.id/Mataram Utama FC)

OLENAS.ID – Wartawan olah raga di Yogyakarta menggagas pembentukan klub sepak bola Mataram Utama FC. Klub tersebut rencananya berkompetisi di Liga 3.

Mataram Utama FC merupakan pengembangan dari Manggala, perkumpulan anggota Asosiasi Kota (Askot) PSSI Yogyakarta. Klub tersebut dikelola Janu Riyanto, wartawan Kedaulatan Rakyat. Sebagian pemainnya pun bekerja sebagai jurnalis seperti FX Harminanto, mantan tim nasional pelajar dan kapten PSIM Yogyakarta.

Dari klub lokal, Manggala SIWO PWI kemudian berubah menjadi Mataram Utama FC yang akan bertarung di kasta ketiga kompetisi nasional. Tak hanya itu, klub juga tampil di kompetisi Askot dan melakukan pembinaan usia dini lewat Mataram Utama Football Academy.

Saya melihat klub ini bagus karena memiliki pemain-pemain muda. Bahkan ada akademinya dan dilatih pelatih-pelatih berlisensi

Penyerahan berkas pendaftaran sebagai calon anggota PSSI disampaikan melalui Asprov PSSI DIY, Sabtu (26/6/2021) malam. Klub Mataram Utama ditangani eks pelatih PSIM Erwan Hendarwanto. Sementara latihan perdana dilaksanakan di Lapangan Kenari, Minggu (27/6/2021). Latihan dipimpin asisten pelatih Johan Arga dan dihadiri pelatih Indra Sjafri.

Indra Sjafri secara langsung menyampaikan dukungan adanya klub Mataram Utama yang juga memiliki akademi usia dini tersebut. Direktur Teknik PSSI tersebut memberikan bantuan peralatan latihan kepada Mataram Utama.

Pemain Mataram Utaa FC saat menjalani latihan pertama, Minggu (27/6/2021). (Foto: Olenas.id/Mataram Utama FC)

Pelatih yang pernah membawa gelar juara AFF U-19 ini menuturkan bila klub merupakan aset penting bagi PSSI. Klub salah satunya Mataram Utama diharapkan bisa melahirkan pemain-pemain potensial untuk timnas dengan sistem dan cara berlatih yang benar.

“Saya melihat klub ini bagus karena memiliki pemain-pemain muda. Bahkan ada akademinya dan dilatih pelatih-pelatih berlisensi. Ini ada pelatih Johan yang berlisensi C. Lalu pelatih kepala Erwan yang saat ini sedang mengikuti kursus A Diploma. Ini tentu menjadi dasar yang bagus bagi sebuah klub,” kata Indra.

Indra menilai, anak-anak muda dari Yogyakarta memiliki potensi luar biasa untuk berkembang. Ketika banyak klub yang mendidik dengan cara benar, maka diharapkan muncul potensi-potensi berkualitas dari Bumi Mataram.

Sementara, Presiden Mataram Utama FC, Dessy Arfianto mengatakan klub berkonsentrasi pada peningkatan kualitas, pemain dan pelatih di level akar rumput. Keseriusan Mataram Utama FC diperlihatkan dengan penunjukan Erwan Hendarwanto sebagai pelatih kepala.

“Sebagai wujud komitmen pembinaan usia muda, dibentuk juga Mataram Utama Football Academy yang telah resmi didaftarkan sebagai Lembaga Terafiliasi PSSI. Kami berupaya membentuk klub yang baik dan tepat secara manajerial juga program,” ujar Dessy.

Menurut Janu Mataram Utama FC menjadi harapan dan upaya pembinaan pemain usia muda. Banyak anak remaja potensial yang perlu mendapat wadah dan arah pengajaran sepak bola yang benar.

“Kami ingin fokus pembinaan pemain usia muda,” ucap Janu.*

Artikulli paraprakMalam Ini Duel Sengit 16 Besar Euro 2020
Artikulli tjetërMemahami Sistem Skor 10 Poin dalam Tinju Profesional