Bek Italia Giorgio Chiellini (kiri) saat berhadapan langsung dengan striker Inggris Harry Kane (kanan) pada 2015. (Foto: Olenas.id/Twitter/EURO2020)

OLENAS.ID – Duel final Euro 2020 Italia melawan Inggris mempertemukan dua tim terbaik. Kapten Italia Giorgio Chiellini mengakui Inggris bukan lawan yang sepertinya mudah dikalahkan. Chielli juga menyebutkan bila Inggris tidak hanya melulu soal striker Harry Kane dalam duel di Stadion Wembley, Senin (12/7/202) dini hari WIB.

Salah besar bila tak menjadikan Inggris sebagai favorit. Saat Italia, juara bertahan Portugal, Spanyol, Jerman, dan Prancis yang disebut-sebut tim unggulan, Chiellini justru memprediksi Inggris merupakan salah satu kandidat serius juara Piala Eropa.

Bukan tanpa alasan bila kapten Italia ini menyebut Inggris bakal bersaing dengan tim-tim kuat di Euro 2020.

Mereka punya banyak pemain istimewa, terutama di sisi sayap. Bahkan pemain cadangan Inggris saja bisa memenangi Euro

“Saya sudah perkirakan Inggris bakal menjadi kandidat serius memenangi Euro. Mereka punya kualitas dan fisik yang bagus,” kata Chiellini seperti dilansir The Sun.

Dilanjutkan oleh bek tengah Juventus ini, “Mereka tim yang solid dan memiliki organisasi permainan yang rapi. Inggris bukan lawan yang sepertinya mudah dikalahkan. Mereka sulit dikalahkan.”

Lebih dari itu, Inggris bermain di kandang sendiri di laga final. Inggris sepertinya diuntungkan dengan jadwal di Euro 2020. Bagaimana tidak, The Three Lions lebih banyak bermain di kandang sendiri. Dari tujuh pertandingan sejak penyisihan grup, Inggris bermain di Wembley.

Satu-satunya laga di luar Inggris saat pasukan Gareth Southgate menghadapi Ukraina di perempat final yang digelar di Stadion Olimpico, Roma, Italia. Di laga itu, Inggris sukses membantai rivalnya 4-0.

Pemain Italia saat menjalani latihan menjelang final Euro 2020 melawan Inggris di Stadion Wembley, London, Inggris, Senin (12/7/2021) dini hari WIB. (Foto: Olenas.id/Twitter/azzurri)

“Inggris mencapai semifinal di Piala Dunia [2018]. Jadi bisa diprediksi bila mereka bakal ke final Euro. Lagipula, dari tujuh pertandingan, enam di antaranya mereka bermain di kandang sendiri,” ucap Chiellini.

Terlepas dari perjalanan Inggris menuju final yang sepertinya diuntungkan, namun Chiellini menilai mereka memang bukan lawan mudah. Bek berusia 36 ini juga menyoroti Kane yang merupakan pilar Inggris. Hanya, menurut dia, Inggris tidak hanya Kane, sang kapten yang bakal head-to-head dengan dirinya.

Kane Selalu Cetak Gol

Penyerang Tottenham Hotspur ini memang paling diwaspadai Chiellini. Apalagi, dia menunjukkan ketajamannya di pertandingan babak knockout. Selama tiga laga terakhir melawan Jerman, Ukraina dan Denmark, Kane selalu mencetak gol. Bahkan di laga melawan Denmark, gol dia yang tercipta di babak tambahan menjadi penentu kemenangan St George’s Cross.

“Kane, sosok pemain yang saya sukai. Saya ingat penampilan pertama dia di timnas saat bermain di Turin [2015]. Saat itu, saya sudah langsung terkesan dengan penampilannya. Kami juga saling berhadapan saat melawan Tottenham. Jadi saya mengenal dia dengan sangat baik,” ujar dia.

Kapten sekaligus striker Inggris Harry Kane (kanan) yang diwaspadai kapten Juventus Giorgio Chiellini dalam final Euro 2020 di Stadion Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari WIB. (Foto: Olenas.id/UEFA)

“Namun Inggris tidak hanya Kane. Mereka punya banyak pemain istimewa, terutama di sisi sayap. Bahkan pemain cadangan Inggris saja bisa memenangi Euro. Di situ ada Jack Grealish, Jadon Sancho, Marcus Rashford, Dominic Calvert-Lewin dan Phil Foden,” tutur Chiellini.

Hal senada dikatakan Leonardo Bonucci, tandem Chiellini di Juve maupun timnas. Menurut dia, Inggris memiliki banyak penyerang hebat.

“Inggris punya penyerang hebat. Pemain sayapnya sangat cepat dan striker yang kuat, apakah itu Kane atau Calvert-Lewin. Kane salah satu yang terbaik di dunia, seperti striker lain yang kami hadapi di beberapa pertandingan terakhir,” kata Bonucci.

“Sejak semula saya sudah katakan Inggris merupakan salah satu favorit memenangi Euro,” tuturnya.*

Artikulli paraprakItalia Jago di Sepak Bola Tapi KO di Tinju, Ini Sebabnya
Artikulli tjetërAkhirnya, Lionel Messi Bawa Argentina Juara