Pemain sayap Jadon Sancho (kanan) menandatangani kontrak bersama Manchester United. (Foto: olenas.id/thesun.co.uk)

OLENAS.ID – Manchester United resmi merekrut pemain sayap Borussia Dortmund Jadon Sancho dengan harga 73 juta poundsterling atau Rp1,4 triliun. Ini menjadi salah satu proses transfer terlama dalam sejarah sepak bola Eropa. Dan, Sancho mengutarakan tekadnya usai menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan Man Utd.

Sancho akhirnya kembali ke Inggris. Setelah mencari ilmu di Bundesliga Jerman selama empat musim, Sancho yang dibuang Manchester City, pun bergabung dengan klub rival, Man Utd.

Hanya proses transfer pemain berusia 21 ini memang tak gampang. Man Utd sudah membidik Sancho sejak tahun lalu. Bahkan saat itu, The Red Devils dikabarkan telah merekrut dia. Tak hanya itu, Sancho akan mengenakan nomor punggung legendaris, 7.

Kesempatan bergabung dengan Man Utd merupakan mimpi yang menjadi kenyataan

Namun kabar itu tidak ada kejelasannya. Terutama setelah Dortmund menyatakan tidak akan melepas Sancho. Bukti kegagalan perekrutan Man Utd kian kuat karena pemain tim nasional Inggris ini tetap bersama Die Borussen pada musim kompetisi 2020-21.

Kegagalan itu ternyata penundaan belaka. Saat perhatian tertuju pada Euro 2020 dan Inggris sukses melewati penyisihan grup dan kemudian mengalahkan Jerman 2-0 di babak 16 besar, Man Utd tiba-tiba mengumumkan perekrutan Sancho.

Kabar itu tak terbantahkan setelah Dortmund, meski kecewa kehilangan salah satu pemain terbaiknya, membenarkan transfer tersebut. Perpindahan itu menjadi sah setelah Sancho menandatangani kontrak berdurasi lima tahun. Klub juga memiliki opsi perpanjangan kontrak satu tahun.

Sancho pun mendapat gaji tinggi. Dirinya akan mengantongi gaji sebesar 350 ribu atau hampir Rp7 miliar setiap pekan. Ini mengantarkan dia sebagai salah satu pemain dengan gaji tertinggi di Man Utd.

Kembali ke Inggris dengan memperkuat salah satu klub besar di Liga Premier menjadikan Sancho merasa senang. Menurut dia ini tak terlepas dari kesempatan bermain yang diberikan Dortmund. Apalagi, Sancho menunjukkan kemampuan terbaiknya di Bundesliga Jerman.

Jadon Sancho, pemain anyar Manchester United yang direkrut dari Borussia Dortmund. (Foto: olenas.id/thesun.co.uk)

“Saya berterima kasih kepada Dortmund yang memberi kesempatan bermain kepada saya meski klub tahu saya suatu saat nanti akan kembali ke Inggris,” kata Sancho seperti dikutip The Sun.

“Kesempatan bergabung dengan Man Utd merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Saya tak sabar bermain di Liga Premier. Saya bergabung dengan tim muda yang luar biasa. Saya tahu kami akan berkembang dan meraih sukses seperti yang diinginkan fans,” ucap dia lagi.

Alasan Solskjaer Boyong Sancho

Sementara manajer Man Utd Ole Gunnar Solskjaer mengaku senang akhirnya bisa memboyong Sancho setelah menghabiskan waktu satu musim untuk mengejarnya. Solskjaer punya alasan mengapa memburu pemain muda jebolan Man City ini.

“Jadon adalah tipe pemain yang memang ingin saya bawa ke tim. Dia pemain depan dengan tradisi terbaik di Man Utd,” ucap Solskjaer.

“Dia akan menjadi bagian integral dengan skuat saya selama bertahun-tahun. Kami berharap menyaksikan dia berkembang. Rekor gol dan assist-nya sudah bicara. Dia tidak hanya punya kecepatan tetapi juga kreativitas dan bakat,” kata eks striker Man Utd ini melanjutkan.

Sancho menjalani empat musim yang ekselen di Dortmund. Dirinya mengemas 50 gol dan assist selama 100 penampilan di berbagai kompetisi. Sancho turut membawa Die BVB memenangi Piala Jerman dan Piala Super Jerman.*

Artikulli paraprakDigulirkan dengan Prokes Ketat, Liga 1 Tanpa Penonton
Artikulli tjetërIni yang Dilakukan Striker Inter Milan Lautaro Martinez Agar Tak Sering Dapat Kartu